Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL)

Politik

Kubu PPP yang Bisa Ambil Hati Istana Berpotensi Disahkan

KAMIS, 02 OKTOBER 2025 | 10:55 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Konflik internal di tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memasuki tahap lanjutan, di mana kedua kubu telah sama-sama mendaftarkan susunan kepengurusan partai periode 2025-2030 ke Kementerian Hukum. Salah satunya akan berpotensi dinyatakan sah. 

Founder Citra Institute, Yusak Farchan menilai, perpecahan yang terjadi antar kubu pendukung Muhammad Mardiono dan Agus Suparmanto hanya bisa selesai apabila salah satunya mendapat dukungan Presiden Prabowo Subianto. 

"Kubu yang dekat atau bisa mengambil hati Istana berpotensi disahkan, meskipun PPP tidak seseksi dulu," ujar Yusak dalam pernyataannya kepada RMOL di Jakarta, Kamis, 2 Oktober 2025.


Namun melihat komposisi elektoral pemerintahan Presiden Prabowo, Magister Ilmu Politik UNAS itu meyakini Istana tidak tertarik mendamaikan PPP agar menjadi kekuatan politik tambahan. Pasalnya, jumlah partai politik (parpol) pendukung Presiden Prabowo di Kabinet Merah Putih, yang berasaskan ke-Islaman telah cukup menjaga elektoral untuk ke depannya.

"Bagi Istana, PPP tidak se-sexy partai-partai lain, apalagi tidak punya pasukan di Senayan. Prabowo cukup mengkapitalisasi dukungan kelompok Islam dari PKS, PKB, Muhammadiyah, NU dan ormas-ormas Islam lainnya," tuturnya.

"Kekuatan kelompok-kelompok tersebut saya kira sudah cukup kuat untuk menopang kekuatan politik Prabowo," demikian Yusak menambahkan.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya