Berita

Sejumlah siswa SMPN 2 Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menikmati menu makan bergizi gratis (MBG). (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Politik

Siaga 98 Mendesak Evaluasi BGN dan Tata Kelola MBG

RABU, 01 OKTOBER 2025 | 15:43 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Keberadaan Badan Gizi Nasional (BGN) dan produk tata kelolanya harus ditempatkan secara proporsional. Untuk itu, tata kelola teknis program Makan Bergizi Gratis (MBG) perlu disesuaikan dengan visi Presiden Prabowo Subianto agar lebih sederhana, partisipatif, dan langsung menyentuh kebutuhan anak-anak sekolah.

Koordinator Simpul Aktivis Angkatan 98 alias Siaga 98, Hasanuddin mengatakan, Kepala BGN Dadan Hindayana dan pengurus BGN saat ini merupakan hasil pengangkatan di akhir masa jabatan Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi. Sehingga secara kelembagaan BGN masih membawa jejak desain tata kelola pemerintahan sebelumnya.

Hasanuddin menjelaskan, salah satu rancangan strategis yang lahir dari BGN adalah tata kelola program MBG melalui mekanisme Satuan Pelaksana Pangan dan Gizi (SPPG). Model tersebut didesain untuk memastikan adanya rantai koordinasi, mulai dari penyediaan bahan pangan, distribusi, hingga standar gizi yang harus dipenuhi.


"Namun, memasuki periode pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran, saatnya model tata kelola tersebut dievaluasi," kata Hasanuddin kepada RMOL, Rabu 1 Oktober 2025.

Beberapa alasan pokoknya kata Hasanuddin, yakni konteks pemerintahan berubah. Di mana, program MBG bukan sekadar kelanjutan, melainkan program prioritas utama Presiden Prabowo. Artinya, orientasi, mekanisme, dan struktur pelaksana harus sepenuhnya selaras dengan visi dan instruksi presiden saat ini.

Selanjutnya, tata kelola harus lebih inklusif. Model SPPG yang dirancang BGN kata Hasanuddin, lebih cocok untuk komunitas non-sekolah atau komunitas masyarakat. Sementara untuk sekolah, tata kelola akan lebih efektif jika melekat pada ekosistem yang sudah ada, misalnya melalui Kantin Sehat dan Komite Sekolah.

Hasanuddin menilai, evaluasi bukan berarti meniadakan BGN, tetapi memastikan lembaga tersebut mendukung suksesnya program MBG Prabowo sebagai janji dan prioritas nasional.

"Salah satu akar masalah kejadian keracunan dalam MBG saat ini, disebabkan tata kelola yang ada, bukan semata teknis penyediaan makanan sebagaimana yang berkembang saat ini. Hulunya di tata kelola, keracunan adalah salah satu hilirnya," pungkas Hasanuddin.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya