Berita

Muhamad Mardiono saat mengumumkan menang aklamasi di Muktamar X PPP di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

DPC PPP Maluku Tengah:

Muhamad Mardiono Sudah Gagal

RABU, 01 OKTOBER 2025 | 13:22 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Polemik Muktamar X PPP di Ancol, Jakarta, yang berujung pada munculnya dualisme kepemimpinan, antara Agus Suparmanto dan Muhamad Mardiono terus menuai sorotan.

Ketua DPC PPP Kabupaten Maluku Tengah, Said Pata menegaskan, ada sejumlah kejanggalan dalam Muktamar X PPP, salah satunya adalah penetapan Mardiono yang dianggap memaksakan kehendak dan tidak sesuai mekanisme.

“Mardiono ini kan sudah gagal memimpin PPP selama beberapa tahun. Bahkan ketika PPP tidak lolos ke parlemen, dia tidak pernah menyampaikan permohonan maaf dan tidak bertanggung jawab," kata Said melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu 1 Oktober 2025.


Sebaliknya, Said menyebut kepemimpinan Agus Suparmanto justru lahir melalui proses yang sah sesuai aturan Muktamar X PPP.

“Keabsahan Pak Agus Suparmanto itu melalui tahapan yang luar biasa. Proses Muktamar dilakukan di tempat yang seharusnya, sesuai keputusan panitia dan steering committee," kata Said.

Semua pandangan yang disampaikan dalam forum itu, kata Said, menolak pertanggungjawaban Mardiono dkk. 

"Karena Mardiono tidak menyampaikannya, bahkan lari, dengan alasan sudah ditetapkan sebelumnya. Itu jelas melanggar tata beracara Muktamar,” pungkas Said.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya