Berita

Ilustrasi Polri. (Foto: Istimewa)

Politik

Reformasi Polri Jangan Setengah Hati

RABU, 01 OKTOBER 2025 | 10:10 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Didik Mukrianto menegaskan bahwa reformasi Polri jangan setengah hati yakni tidak boleh berhenti pada ranah teknis semata, melainkan harus menyentuh aspek strategis yang lebih fundamental.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi Polri kian hari semakin bervariasi dan kompleks. Karena itu, pola lama yang identik dengan sikap represif, arogan, eksklusif, dan merasa paling benar sudah tidak layak lagi dipertahankan.

“Kultur polisi lama yang dianggap represif, arogan, eksklusif, dan merasa paling benar, tidak layak lagi untuk dipertahankan. Norma-norma demokrasi, seperti kesetaraan, keadilan, independen, dan transparan, harus menjadi pedoman kerja Polri sehari-hari,” ujar Didik lewat akun X miliknya, seperti dikutip redaksi di Jakarta, Rabu, 1 Oktober 2025.


Ia menekankan, reformasi Polri harus meliputi upaya mendudukkan fungsi kepolisian dalam sistem ketatanegaraan, membenahi dan mengembangkan profesionalisme aparat, serta membangun lembaga independen yang kuat untuk mengawasi pelaksanaan tugas polisi di seluruh wilayah.

Menurutnya, reformasi Polri juga harus mampu mewujudkan Civilian Police Management di tubuh Polri. Polisi yang humanis dan tidak represif. 

"Polisi yang bersih dan jujur, tidak bergaya hidup mewah, serta menjunjung tinggi HAM dan demokrasi harus menjadi salah satu sasaran dan tujuan utama,” tandasnya.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya