Berita

Kolase kerusakan bangunan akibat gempa bumi dan peta BMKG Sumenep. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Nusantara

Sumenep Diguncang 22 Kali Gempa, Sejumlah Bangunan Rusak

RABU, 01 OKTOBER 2025 | 03:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sejumlah gempa bumi terjadi di Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Selasa malam, 30 September 2025. 

Badan Meteorologi, Geofisika dan Klimatologi (BMKG) dalam akun media X resminya menyebut gempa M 6,5 terjadi pukul 23.49 WIB dengan titik koordinat 7,25 LS, 114,22 BT, kedalaman gempa 11 Km di tenggara Sumenep dan tidak berpotensi tsunami. 

Kemudian terjadi sejumlah gempa susulan yang tercatat pada Rabu, 1 Oktober dini hari. 


Praktis gempa di Sumenep menjadi viral di media sosial. Dilihat dalam video yang diunggah akun media X Jurnalzone.id, sejumlah rumah mengalami kerusakan akibat gempa tersebut.

Warga pun terlihat panik mengamankan diri. Getaran dirasakan hingga ke Malang dan Lumajang. 

Bahkan akun itu mengutip data BMKG yang menyebut sebanyak 22 kali gempa terjadi di kabupaten ujung timur Pulau Madura ini. Di antaranya sebagai berikut: 

Gempa M 2,9, pukul 00.11 WIB, kedalaman 12 Km
Gempa M 4,3, pukul 00:15 WIB, kedalaman 15 Km
Gempa M 2,7, pukul 00:27 WIB, kedalaman 10 Km
Gempa M 2,9, pukul 00:29 WIB, kedalaman 26 Km
Gempa M 3,4, pukul 00:41 WIB, kedalaman 13 Km
Gempa M 3,6, pukul 00:46 WIB, kedalaman 13 Km
Gempa M 2,5, pukul 00:49 WIB, kedalaman 19 Km
Gempa M 3,0, pukul 00:56 WIB, kedalaman 16 Km
Gempa M 2,7, pukul 01:04 WIB, kedalaman 15 Km
Gempa M 2,7, pukul 01:04 WIB, kedalaman 45 Km
Gempa M 2,7, pukul 01:09 WIB, kedalaman 36 Km
Gempa M 2,8, pukul 01:11 WIB, kedalaman 41 Km
Gempa M 2,8, pukul 01:16 WIB, kedalaman 47 Km

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya