Berita

Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin (tengah) dalam peluncuran PRUHeritage Syariah. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Prudential Syariah Luncurkan PRUHeritage Syariah Essential Plan, Proteksi Inflasi Masa Depan

SELASA, 30 SEPTEMBER 2025 | 22:12 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) meluncurkan produk PRUHeritage Syariah Essential Plan.

Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin menjelaskan perlindungan jiwa ini dilengkapi manfaat booster proteksi yang mampu meningkatkan santunan asuransi hingga 150 persen tanpa kenaikan kontribusi. 

Menurutnya, proteksi jangka panjang memiliki peran penting di tengah kondisi biaya hidup yang terus meningkat. 


“Meski inflasi Indonesia lima tahun terakhir terkendali di kisaran 1,5-3,5 persen, namun biaya pendidikan naik 10-15 persen per tahun dan harga properti melesat 8,6 persen hanya dalam empat tahun terakhir,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta, pada Rabu, 30 September 2025.

Iskandar menambahkan, proteksi ini bukan hanya berlaku seumur hidup, tetapi juga memberikan nilai manfaat yang terus bertambah sehingga mampu mengimbangi laju inflasi.

“PRUHeritage Syariah Essential Plan merupakan langkah strategis kami dalam mendukung ketahanan finansial keluarga Indonesia sekaligus memperluas akses terhadap solusi proteksi berbasis syariah,”sambungnya.

Adapun produk ini memiliki sejumlah keunggulan, antara lain perlindungan seumur hidup hingga usia 100 tahun, dan booster proteksi berupa kenaikan 10 persen santunan setiap lima tahun sejak tahun polis ke-11, maksimal 50 persen.

Selain itu, produk ini juga memiliki santunan meninggal dunia berupa 100 persen santunan asuransi ditambah manfaat booster proteksi, dengan kontribusi tetap mulai Rp500 ribu per bulan atau Rp5,5 juta per tahun, serta memiliki fleksibilitas masa pembayaran, dari 5, 10, 15 tahun hingga peserta berusia 60 atau 99 tahun.

Dengan fitur tersebut, Prudential Syariah optimistis produk anyar ini bisa menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin meninggalkan warisan finansial yang relevan di masa depan.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya