Berita

Unit pompa air disiagakan antisipasi banjir. (FotoL Berita Jakarta)

Nusantara

Jakarta Bersiap Hadapi Cuaca Ekstrem

SELASA, 30 SEPTEMBER 2025 | 16:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersiap menghadapi potensi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi seperti yang diprakirakan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyebut, salah satu upaya yang dilakukan jajarannya dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem serta curah hujan tinggi yakni dengan menyiagakan seluruh sarana dan prasarana penanganan banjir, terutama unit pompa air.

"Jadi, kami sudah mendapatkan warning dari BMKG mengenai kemungkinan dalam satu, dua hari ke depan ini akan ada curah hujan ekstrem dan kami sudah mempersiapkan, termasuk pompa yang dimiliki oleh Jakarta," ujar Pramono, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa, 30 September 2025.


Pramono merinci, total hampir 1.200 unit pompa milik Pemprov DKI Jakarta siap beroperasi, terdiri dari sekitar 600 unit pompa portable dan 600 pompa statis.

Pramono optimistis, banjir akan segera tertangani jika curah hujan ekstrem hanya terjadi di wilayah Jakarta dan tidak mendapatkan kiriman air dari hulu (wilayah Bogor atau sekitarnya).

"Sekarang sudah kita stand by-kan. Tetapi, mudah-mudahan, kalau kemudian curah hujan ini hanya di Jakarta, tidak kemudian dari atas, saya yakin akan segera tertangani," kata dia.

Meski demikian, Pramono berharap intensitas curah hujan tidak melebihi batas yang sulit ditangani. Selain menyiagakan infrastruktur pompa air, Pemprov DKI juga telah menginstruksikan wali kota untuk mengerahkan pasukan pelangi guna memastikan saluran air dan selokan dalam kondisi bersih.

"Tapi, mudah-mudahan, curah hujannya tidak di atas 250 mm. Kalau 200 mm saja pasti. Dan yang paling penting adalah kami juga sudah meminta kepada para wali kota melalui pasukan pelanginya untuk membersihkan selokan-selokan,” tandasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya