Berita

Presiden RI Prabowo Subianto dan Ray Dalio dalam pertemuan di Istana Merdeka beberapa waktu lalu (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Global

Prabowo Cerita ke Ray Dalio soal Pembebasan 4 Juta Hektare Sawit

SELASA, 30 SEPTEMBER 2025 | 16:04 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto memamerkan capaian besar pemerintahannya dalam menyelamatkan jutaan hektare lahan kelapa sawit saat menerima miliarder asal Amerika Serikat, Ray Dalio, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 30 September 2025. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang mendampingi pertemuan tersebut mengatakan, Prabowo menjelaskan berbagai program prioritas yang dijalankan selama 10 hingga 11 bulan terakhir. 

Salah satunya keberhasilan negara untuk memberantas korupsi dengan mengambil alih kembali hampir 4 Hektare lahan sawit yang bermasalah.


“Bapak Presiden menyampaikan termasuk beberapa hal terkait program-program beliau yang berupaya untuk memberantas korupsi. Dan beberapa hal yang terkait dengan kasus di Kelapa Sawit di mana beliau juga menyampaikan hampir 4 juta hektare berhasil untuk diselamatkan,” ujar Airlangga di Jakarta.

Selain membahas soal kelapa sawit, Prabowo juga memaparkan langkah pengelolaan tambang batu bara hingga mineral tanah jarang. 

Airlangga menjelaskan, Ray Dalio memberikan pandangan agar seluruh kebijakan dan capaian pemerintah disampaikan secara transparan. 

“Juga diberikan komentar oleh Ray Dalio adalah pentingnya agar seluruh sukses ataupun kebijakan yang berbeda yang dilakukan Pak Presiden ini untuk selalu disampaikan ke publik dengan cara yang gamblang,” jelasnya.

Usai berdiskusi, Presiden Prabowo mengundang Dalio untuk makan siang bersama. Pertemuan ditutup dengan penganugerahan Bintang Tanda Jasa Utama Republik Indonesia kepada Ray Dalio sebagai bentuk apresiasi.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya