Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: Reuters)

Global

Indonesia dan Negara Arab Dukung Rencana Trump Akhiri Perang Gaza

SELASA, 30 SEPTEMBER 2025 | 10:46 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sejumlah negara Arab bersama Indonesia menyatakan dukungan terhadap rencana perdamaian yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakhiri perang di Gaza.

Dukungan itu tertuang dalam Pernyataan Bersama delapan Menteri Luar Negeri yang dirilis Kementerian Luar Negeri RI pada Rabu, 30 September 2025.

Dalam pernyataan tersebut, Menteri Luar Negeri Yordania, Uni Emirat Arab, Indonesia, Pakistan, Turki, Arab Saudi, Qatar, dan Mesir menyambut baik kepemimpinan Presiden Trump serta mengapresiasi usahanya dalam mencari jalan keluar menuju perdamaian.


“Para menteri menyambut baik pengumuman Presiden Trump mengenai usulannya untuk mengakhiri perang, membangun kembali Gaza, mencegah pengungsian rakyat Palestina, dan memajukan perdamaian yang komprehensif, serta pengumumannya bahwa ia tidak akan mengizinkan aneksasi Tepi Barat," bunyi pernyataan bersama.

Lebih lanjut, para menteri menegaskan kesiapan mereka untuk bekerja sama secara positif dan konstruktif dengan Amerika Serikat serta pihak terkait dalam proses penyelesaian perjanjian damai.

“Para menteri menegaskan kesiapan mereka untuk terlibat secara positif dan konstruktif dengan Amerika Serikat dan para pihak dalam penyelesaian perjanjian dan memastikan implementasinya, dengan cara yang menjamin perdamaian, keamanan, dan stabilitas bagi rakyat di kawasan tersebut,” tulis pernyataan itu.

Rencana perdamaian Trump memuat 20 poin, di antaranya penghentian perang, penarikan bertahap pasukan Israel, pembebasan sandera dalam waktu 72 jam, masuknya bantuan kemanusiaan besar-besaran, hingga pembentukan pemerintahan transisi teknokrat Palestina di Gaza.

Trump juga menjanjikan rekonstruksi Gaza, pembentukan zona ekonomi khusus, hingga kehadiran Pasukan Stabilisasi Internasional untuk melatih aparat keamanan Palestina.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya