Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia: Kospi Menguat-Nikkei Jatuh

SELASA, 30 SEPTEMBER 2025 | 09:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia bergerak bervariasi di tengah kekhawatiran investor terkait kabar penutupan (shutdown) pemerintah AS.

Ancaman  government shutdown  AS berisiko menghambat rilis data ekonomi penting, seperti data  pasar tenaga kerja yang krusial bagi keputusan kebijakan Federal Reserve (The Fed).

Pasar juga tengaha menunggu keputusan suku bunga Reserve Bank of Australia hari ini yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan di 3,6 persen. Inflasi tinggi membatasi ruang pelonggaran kebijakan moneter.


Indeks ASX 200, Australia dibuka menguat 0,1 persen dan berlanjut  naik 0,16 persen di 8.876,6 pada perdagangan Selasa pagi 30 September 2025.

Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka naik 0,27 dan berlanjut turun tipis 0,04  persen,  di posisi 3.429,85. Sedangkan Kosdaq menguat 0,18 persen. 

Indeks Nikkei 225 Jepang jatuh 0,6 persen atau  271,49 poin menjadi 44.772,26. Topix berkurang 0,21 persen.

Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) hari ini diperkirakan masih berpeluang melanjutkan kenaikan dalam ruang yang terbatas, setelah mengakhiri sesi perdagangan kemarin dengan kenaikan 0,3 persen menjadi 8.123. 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya