Berita

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjabat tangan dengan Presiden AS Donald Trump setelah konferensi pers di Ruang Makan Negara Gedung Putih (Foto: Associated Press)

Dunia

Trump dan Netanyahu Luncurkan Rencana Akhiri Perang Gaza

SELASA, 30 SEPTEMBER 2025 | 06:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan 20 poin rencana bersama untuk mengakhiri perang di Gaza pada Senin, 29 September 2025.

Trump menjelaskan, dewan pemerintahan sementara akan dipimpin olehnya bersama mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair. Rencana itu tidak mengharuskan warga Gaza meninggalkan wilayah mereka, tetapi menuntut perang segera dihentikan jika kedua pihak menyetujuinya.

Salah satu poin utama adalah pembebasan seluruh sandera dalam waktu 72 jam setelah Israel menyetujui kesepakatan. Namun, jika Hamas menolak, Trump menegaskan AS akan memberi “dukungan penuh” kepada Israel untuk mengalahkan kelompok tersebut.


"Saya rasa kita sudah sangat dekat," kata Trump di awal konferensi pers bersama Netanyahu, dikutip dari Associated Press

“Kita belum selesai. Kita harus mengalahkan Hamas," tambahnya.

Netanyahu pun memperingatkan bahwa jika Hamas menolak usulan ini, Israel akan bertindak sendiri. "Ini bisa dilakukan dengan cara mudah atau sulit, tetapi itu akan tetap dilakukan," ujarnya.

Selain itu, Trump juga mendesak rakyat Palestina agar bertanggung jawab atas masa depan mereka dengan menerima rencana damai yang ditawarkan. Menurutnya, inilah kesempatan terbaik untuk mengakhiri penderitaan panjang di Gaza.

Pertemuan di Gedung Putih berlangsung di tengah situasi sulit. Israel semakin kehilangan dukungan internasional, bahkan dari sekutu lamanya. Di dalam negeri, posisi politik Netanyahu kian rapuh, sementara Washington mulai menunjukkan tanda-tanda ketidaksabaran terhadap langkah Israel di Gaza.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya