Berita

Wakil Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Todotua Pasaribu di Bali. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

DEB Pertamina: Bertani di Tengah Kota dengan Tenaga Surya

SENIN, 29 SEPTEMBER 2025 | 20:42 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pertamina Patra Niaga bersama para petani bersinergi menghadapi tantangan alih fungsi lahan dan krisis air dengan inovasi energi terbarukan di Denpasar Utara, Bali. 

Melalui program Desa Energi Berdikari (DEB) Uma Palak Lestari, Pertamina memberikan solusi penerapan teknologi irigasi modern berbasis tenaga surya dan mikrohidro. 

Salah satu inovasinya melalui Sistem Suplai Energi Manajemen Irigasi Uma Palak (SIUMA), yang memanfaatkan sensor kelembaban tanah berbasis IoT. Sensor ini terhubung ke grup WhatsApp petani sehingga pengambilan keputusan irigasi dapat dilakukan secara real-time menggunakan pasokan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan mikrohidro.


Selain sistem irigasi, Pertamina juga memberikan dukungan berupa alat penggiling gabah bertenaga surya, tambahan kapasitas PLTS sebesar 6,6 kWp, serta baterai 20 kWh. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Todotua Pasaribu.

“Dengan adanya pertanian berkelanjutan yang memanfaatkan energi ramah lingkungan dan teknologi tepat guna, saya melihat program ini mendorong hilirisasi hasil pertanian. Tidak hanya tanam, tapi juga olah, kemas, dan jual, sehingga produk petani bernilai lebih tinggi,” kata Todotua.

VP Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso menambahkan, Uma Palak Lestari merupakan bagian dari 176 DEB yang tersebar di seluruh Indonesia, di mana 106 di antaranya fokus pada ketahanan pangan.

“Program Uma Palak Lestari dirasakan manfaatnya oleh 408 warga, termasuk 24 petani perempuan. Mulai dari penyediaan energi terbarukan, penerapan teknologi, pelatihan pertanian organik, hingga peningkatan pendapatan melalui ekowisata,” jelas Fadjar.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya