Berita

Ketua DPP PKS Bidang Koperasi dan Desa, Reni Astuti. (Foto: Humas PKS)

Bisnis

Koperasi dan Pembangunan Desa Kunci Pemerataan Ekonomi Indonesia

SENIN, 29 SEPTEMBER 2025 | 12:23 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pentingnya memperkuat peran koperasi dan pembangunan desa sebagai ciri khas keindonesiaan dalam perekonomian nasional. 

Hal itu disampaikan Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bidang Koperasi dan Desa, Reni Astuti, dalam Side Event Munas VI PKS di Hotel Sultan Jakarta.

Menurutnya, keberadaan bidang baru di DPP PKS ini lahir dari kesadaran bahwa koperasi merupakan amanat konstitusi sebagaimana tercantum dalam Pasal 33 UUD 1945, sementara pembangunan desa menjadi kunci pemerataan sebagaimana ditekankan dalam Asta Cita Presiden Prabowo. 


“Indonesia memiliki lebih dari 80 ribu desa dengan potensi luar biasa. Jika desa tumbuh kuat, kesenjangan kota dan desa bisa ditekan, sekaligus menekan laju urbanisasi,” ujarnya seperti dikutip redaksi di Jakarta, Senin, 29 September 2025.

Reni juga menyoroti pentingnya menarik minat generasi muda pada koperasi. Ia menilai, meskipun anak muda memiliki minat tinggi pada dunia entrepreneur, ketertarikan mereka pada koperasi masih terbatas.

Lebih jauh, Reni menekankan PKS memiliki sumber daya politik dan sosial untuk mengawal agenda tersebut. Di DPR RI, terdapat empat anggota Fraksi PKS yang bermitra dengan Kementerian Koperasi, selain juga ada kepala daerah serta legislator daerah dari PKS. 

“Kekuatan ini akan kami sinergikan untuk mendukung pegiat koperasi, baik dari sisi akses, permodalan, maupun regulasi,” katanya.

Dia menyatakan partai berlambang padi dan bulan sabit itu berkomitmen untuk menggerakkan struktur hingga ke level desa dan kelurahan dalam mendorong pembangunan. 

“Kader-kader PKS di desa bersama masyarakat akan memaksimalkan potensi lokal, baik di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, maupun ekonomi. Dengan begitu, desa benar-benar menjadi basis kemajuan Indonesia,” pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya