Berita

Ketum PPP Terpilih Muhamad Mardiono (tengah) bersama para DPW-DPC (Dokumen Muhammad Fadhil)

Politik

Kader PPP Se-Indonesia Tegaskan Ketum Terpilih Cuma Mardiono

SENIN, 29 SEPTEMBER 2025 | 09:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dari berbagai Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di seluruh Indonesia mengucapkan selamat atas terpilihnya Muhamad Mardiono sebagai Ketua Umum PPP periode 2025–2030 dalam Muktamar X yang digelar di Ancol, Jakarta, Sabtu 27 September 2025. 

Ketua DPW PPP Kepulauan Riau (Kepri) Muhammad Fadhil mengaku tidak terima atas pencatutan nama wilayahnya dalam tasyakuran kemenangan yang digelar oleh kubu Agus Suparmanto pada Minggu 28 September 2025.

“Pengurus DPW dan DPC se-Kepri hadir di kediaman Pak Mardiono untuk mengucapkan selamat atas terpilihnya beliau secara aklamasi sebagai Ketua Umum PPP 2025-2030,” kata Muhammad Fadhil kepada awak media, Senin 29 September 2025. 


Fadhil menyebut, Kepri memiliki 17 peserta Muktamar dan semuanya solid berada di bawah kepemimpinan Ketua Umum PPP Mardiono dan hadir bersama-sama dalam pembukaan Muktamar kemarin. 

"Diluar itu, bukanlah kami. Mereka tidak terdaftar sebagai peserta muktamar,” ungkapnya.

Fadhil pun meminta agar kubu Agus Suparmanto tidak lagi mencatut nama DPW PPP Kepri berada di kubu mereka. Selain Kepri, PPP Aceh yang juga turut dicatut namanya dalam kehadiran acara tasyakuran Agus Suparmanto, mengecam keras hal tersebut. Padahal, klaim hadirnya DPW-DPC PPP Aceh tidaklah benar. 

Ketua DPW PPP Sumatera Selatan Ahmad Palo dan Ketua DPC PPP Way Kanan Herman juga hadir dan menegaskan dukungan penuh terhadap Mardiono sekaligus menolak hasil muktamar kubu Agus Suparmanto atau Romahurmuziy (Romy) yang dinilai tidak sah.

“Kami mewakili seluruh kader PPP di Lampung mengucapkan selamat kepada Bapak Muhamad Mardiono atas terpilihnya secara aklamasi sebagai Ketua Umum PPP. Harapan kami, di bawah kepemimpinan beliau, PPP dapat kembali bersatu, solid, dan kembali berjaya di Senayan,” pungkas keduanya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya