Berita

PQM Consultants gelar Continuous Improvement (CI) Convention 2025. (Foto: Doc PQM Consultants)

Bisnis

Banyak Industri Mampu Berinovasi di Tengah Tantangan Ekonomi

SABTU, 27 SEPTEMBER 2025 | 13:23 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PQM Consultants kembali menyelenggarakan Continuous Improvement (CI) Convention 2025. Acara ini dihadiri ratusan profesional dari berbagai sektor industri.

Selama lebih dari satu dekade, PQM Consultants konsisten membangun ekosistem continuous improvement di Indonesia. Tahun ini,  CI Convention menampilkan sejumlah proyek dari berbagai perusahaan yang berhasil menekan biaya operasional (cost-saving), memperbaiki proses bisnis, hingga menghadirkan inovasi produk dan layanan.

“CI Convention 2025 tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi satu sama lain," kata Managing Director PQM Consultants Yuwono Wijanarko dalam keterangannya di The Alana Hotel & Conference Center Yogyakarta, dikutip Sabtu, 27 September. 


CI Convention 2025 menilai tujuh kategori/pendekatan (streams) dalam inovasi proses dan peningkatan produktivitas, yaitu Design Thinking, Suggestion System, Lean, Total Productive Maintenance (TPM), PDCA, DMAIC, dan 5S/5R. Dari penilaian tersebut, penghargaan diberikan kepada 94 pemenang award, serta 32 penerima special award.

CI Convention Director Nunung Berna Hertin menyampaikan bahwa meski kondisi ekonomi penuh tantangan, banyak perusahaan tetap mampu berinovasi dan melakukan perbaikan berkelanjutan yang dapat mendorong budaya continuous improvement di perusahaan masing masing. 

“Hal ini jadi angin segar di tengah kondisi ekonomi yang bergejolak saat ini, yakni kita bisa tetap berupaya berinovasi dan melakukan perbaikan berkelanjutan”, ujarnya.

Saat ini semakin banyak perusahaan yang secara serius membangun budaya kerja yang sehat dan berorientasi jangka panjang. Hal ini membuktikan bahwa continuous improvement bukan sekadar metode atau alat, melainkan perjalanan jangka panjang yang mendukung perusahaan agar tetap adaptif, relevan, dan kompetitif di tengah perubahan zaman.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya