Berita

Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-4 bertema “Memberdayakan Umat Membangun Negeri” di Asrama Haji Embarkasi Jakarta. (Foto: Dokumen Pribadi)

Nusantara

BKMT Didorong Jadi Mitra Strategis Pemerintah dalam Pemberdayaan Umat

JUMAT, 26 SEPTEMBER 2025 | 12:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-4 bertema “Memberdayakan Umat Membangun Negeri” di Asrama Haji Embarkasi Jakarta, 25-28 September 2025. Ratusan perwakilan BKMT dari seluruh Indonesia hadir dalam agenda ini.

Ketua Umum BKMT, Syifa Fauzia, menegaskan peran penting majelis taklim dalam pemberdayaan umat, khususnya perempuan. 
Ia juga mengenang kiprah pendiri BKMT, Prof. Tuty Alawiyah, yang menjadikan organisasi ini berkembang menjadi majelis taklim terbesar di Indonesia dengan mayoritas anggota perempuan.

“Majelis taklim bukan hanya tempat belajar, tapi harus punya peran besar dan nyata bagi masyarakat. Melalui BKMT, kita satukan kekuatan umat untuk membangun bangsa,” ujar Syifa, Jumat, 26 September 2025.

“Majelis taklim bukan hanya tempat belajar, tapi harus punya peran besar dan nyata bagi masyarakat. Melalui BKMT, kita satukan kekuatan umat untuk membangun bangsa,” ujar Syifa, Jumat, 26 September 2025.

Syifa menyebut Rakernas kali ini fokus pada penguatan nilai kebangsaan, perencanaan program strategis 2026?"2031, dan optimalisasi sumber daya manusia BKMT yang kini tersebar hingga pelosok daerah.

Selanjutnya, Senator DPD RI sekaligus Dewan Pembina BKMT, Dailami Firdaus, menambahkan bahwa BKMT harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam dakwah dan pemberdayaan umat. 

"InsyaAllah BKMT akan semakin kuat, semakin kompak, dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Marilah kita niatkan BKMT ini untuk menjadi penguat amat jariyah kita, khususnya dalam menjalankan aktivitas dakwah," ajaknya

Hal serupa disampaikan Menteri Desa PDTT Yandri Susanto yang mengajak BKMT berkolaborasi dalam program Desa Bersinar (Bersih Narkoba).

"Kami sedang menjalankan program Desa Bersinar (Bersih Narkoba), saya mengajak BKMT untuk berkolaborasi dan mengambil peran agar masyarakat bisa menghindari Narkoba, termasuk melalui dakwah-dakwah yang dilakukan," pungkas Yandri.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya