Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Pasar Asia Anjlok Usai Trump Umumkan Tarif Furnitur dan Farmasi

JUMAT, 26 SEPTEMBER 2025 | 09:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar Asia membuka perdagangan dengan catatan pelemahan di Jumat pagi, 26 September 2025. Pelemahan ini mengekor apa yang terjadi di pasar Eropa dan Wall Street, yang terbebani oleh pengumuman Presiden AS Donald Trump terkait tarif baru atas furnitur, truk berat, dan produk farmasi.

Produk funitur jadi, seperti kabinet dapur, meja rias kamar mandi, dan produk terkait lainnya akan dikenakan tarif 50 persen mulai 1 Oktober 2025. Sementara furnitur berlapis akan dikenakan tarif 30 persen. 

Produk farmasi juga menghadapi bea masuk 100 persen, kecuali bagi perusahaan yang membangun pabrik obat di AS. Ini membuat saham perusahaan farmasi Asia melemah. Saham Daiichi Sankyo dan Chugai Pharmaceutical anjlok 1,39 persen dan 1,4 persen, membuat Indeks Topix turun hingga 1,39 persen. 


Indeks ASX 200, Australia, cenderung mendatar saat pembukaan sesi, kemudian berlanjut melemah 0,17 persen menjadi 8.757,80. Indeks Kospi, Korea Selatan, dibuka merosot 1,11 persen dan berlanjut anjlok 1,66 persen ke level 3.413,51. Kosdaq melorot 0,84 persen.

Indeks Nikkei 225, Jepang jatuh 0,37 persen atau 167,78 poin menjadi 45.587,15, setelah dibuka turun 0,34 persen, sementara Topix stagnan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya