Berita

Sekjen Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Dewi Kartika di Ruang Komisi XIII DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu, 24 September 2025. (Foto: YouTube TV Parlemen)

Politik

Usulan Bentuk Lembaga Reforma Agraria Bergema di DPR

RABU, 24 SEPTEMBER 2025 | 18:50 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mengusulkan pembentukan lembaga reforma agraria kepada DPR dan pemerintah.

“Sudah berulang kali dulu zaman Presiden Megawati kami mengusulkan juga tapi ditolak,” ucap Sekjen KPA Dewi Kartika ketika rapat audiensi dengan pimpinan DPR dan sejumlah menteri terkait di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu, 24 September 2025.

“Kita mengusulkan lagi di masa transisi pemerintahan SBY ke Jokowi ditolak lagi, dan sampai sekarang,” sambungnya.


Dewi Kartika menegaskan adanya Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) tidak membantu adanya konflik di pedesaan dan terkesan tidak jalan.

“Terbukti bahwa kelembagaan gugus tugas reforma agraria yang sekarang tidak jalan, sedikit saja yang jalan tapi banyak yang tidak jalan, hanya rapat-rapat,” bebernya. 

“Output pembentukan GTRA di kabupaten, provinsi dan tempat-tempat eksotis tapi tidak melibatkan petani, nelayan yang selama ini mendesak reforma agraria,” tambah dia.

Oleh karena itu, Dewi mendorong agar pemerintahan saat ini membuat lembaga reforma agraria yang dinaungi langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Jadi kami meminta memang perlu ada kepemimpinan langsung dari presiden badan pelaksanaan reforma agraria yang sudah pintar tahu jawab langsung kepada presiden dan melaporkan kerja-kerja terkait reforma agraria,” tutupnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya