Berita

Kolase Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto dan Presiden ke-1 RI, Soekarno. (Foto: RMOL)

Politik

Pidato Prabowo di PBB Selevel Bung Karno

RABU, 24 SEPTEMBER 2025 | 13:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Apresiasi tinggi terhadap pidato Presiden Prabowo Subianto di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 di New York disampaikan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar.

Menurut Cak Imin, sapaan akrabnya, pidato Prabowo menjadi salah satu yang terbaik yang pernah disampaikan pemimpin Indonesia di forum internasional, bahkan disejajarkan dengan Bung Karno.

“Saya kira presiden yang berhasil pidato dengan baik setelah Bung Karno, hanya Pak Prabowo. Jujur saja. Diplomasi, pilihan katanya, isu dan temanya, komitmen kepeduliannya, Pak Prabowo-Bung Karno baru di PBB,” ujarnya di markas PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Rabu, 24 September 2025. 


Menko Pemberdayaan Masyarakat itu menegaskan, hingga kini belum ada presiden yang mampu menyampaikan pesan sejelas, seefektif, dan sekomitmen Prabowo di forum dunia. 

“Isinya clear, jelas. Pesannya sangat efektif. Bisa dilaksanakan. Komitmennya tinggi,” tambahnya.

Cak Imin juga menyoroti salah satu bagian pidato Prabowo yang menyebut Nelson Mandela sebagai inspirasinya. Menurutnya, hal ini menegaskan pentingnya rekonsiliasi dan dialog dalam menyelesaikan konflik, khususnya isu Palestina.

“Beliau memberi contoh pentingnya negosiasi, rekonsiliasi, dialog untuk mengatasi Palestina. Ini sebuah solusi yang sangat luar biasa. Kalau mau Israel diakui Indonesia, akui dulu Palestina. Itu solusinya,” tegasnya.

Muhaimin yang pernah menjadi rival Prabowo di Pilpres juga menyinggung sikap terbuka Presiden yang mengajak lawan politik untuk bergabung dalam pemerintahan. 

“Makanya saya yang bersaing di Pilpres saja diajak bergabung. Ternyata beliau memang membawa ke dunia pesan perdamaian,” pungkasnya.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya