Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Komentar Powell Tekan Wall Street

RABU, 24 SEPTEMBER 2025 | 09:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham-saham di Wall Street melemah setelah Ketua Bank Sentral AS (The Fed) Jerome Powell mengatakan pihaknya harus menyeimbangkan risiko inflasi dengan kondisi pasar kerja yang melemah sebelum mengambil keputusan suku bunga berikutnya.

Dikutip dari Reuters, pada perdagangan Selasa 23 September 2025, indeks Nasdaq memimpin penurunan. Saham Nvidia turun 2,8 persen setelah sempat naik usai mengumumkan rencana investasi hingga 100 miliar dolar AS di OpenAI.

Indeks Dow Jones turun 88,76 poin atau 0,19 persen ke level 46.292,78. S&P 500 melemah 36,83 poin atau 0,55 persen ke posisi 6.656,92. Sementara Nasdaq Composite jatuh 215,50 poin atau 0,95 persen ke 22.573,47.


Saham raksasa teknologi seperti Amazon, Microsoft, dan Apple juga ikut melemah.

Dalam pidatonya, Powell tidak memberi sinyal kapan The Fed akan memangkas suku bunga berikutnya. Pekan lalu, The Fed baru saja menurunkan suku bunga untuk pertama kalinya tahun ini dan membuka peluang pemangkasan lebih lanjut.

“Pidato Powell menjadi sorotan utama hari ini. Ia terdengar agak dovish (cenderung mendukung pemangkasan suku bunga), tapi tetap berhati-hati. Jadi meski peluang penurunan suku bunga terbuka, belum ada kepastian kapan dan seberapa besar pemangkasan itu akan terjadi,” kata Peter Cardillo, kepala ekonom pasar di Spartan Capital Securities, New York.

Menurutnya, hal itu memicu aksi jual di pasar, apalagi investor sudah bersiap dengan skenario penurunan.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya