Berita

(Foto: Dok. MIND ID)

Bisnis

UMK Binaan MIND ID Berdaya Saing Tinggi, Omzet Naik hingga Tembus Pasar Global

SELASA, 23 SEPTEMBER 2025 | 18:22 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, terus mempertegas perannya sebagai strategic active holding yang menciptakan nilai tambah dari sektor pertambangan, sekaligus mampu membangun kemandirian ekonomi masyarakat di daerah. 

Melalui program pembinaan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) naik kelas, Grup MIND ID mendorong pelaku usaha lokal agar mampu meningkatkan kualitas, memperluas pasar, hingga menembus panggung global.

Program pembinaan ini dirancang secara menyeluruh, mulai dari pelatihan, pendampingan manajemen, penyediaan fasilitas produksi, hingga pembukaan akses pasar domestik dan internasional. 


Dampaknya tidak sekadar meningkatkan omzet, tetapi juga melahirkan UMK yang mandiri, berdaya saing, dan menjadi kebanggaan daerah. 

Dukungan ini sekaligus menjawab Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam agenda pemberdayaan UMKM untuk mendorong pemerataan ekonomi nasional.

Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, menegaskan bahwa upaya Grup MIND ID tidak berhenti pada peningkatan kapasitas usaha masyarakat daerah. 

"Grup MIND ID justru berusaha menghadirkan nilai tambah yang lebih tinggi, dengan mendorong agar usaha masyarakat di daerah memiliki daya saing tinggi dan menjadi kebanggaan daerah ketika produk mereka menembus pasar global,” ujar Pria dalam keterangan tertulis, Selasa 23 September 2025.

Salah satu contoh nyata hadir melalui PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM), yang berhasil mengembangkan budidaya kepiting cangkang lunak “Bang Naga” di Desa Sukaramei, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.

Berawal dari usaha tangkapan nelayan, usaha masyarakat ini kini bertransformasi menjadi budidaya modern berkat dukungan fasilitas cold storage, alat budidaya, dan kincir angin dari INALUM sejak 2019. 

Kualitas produksi kepiting cangkang lunak kini memenuhi standar internasional dan telah menembus pasar Eropa, membuka peluang baru bagi masyarakat untuk memiliki sumber mata pencaharian yang berkelanjutan.

Keberhasilan serupa juga ditunjukkan oleh PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melalui pengembangan UMK berbasis alam Madu Galo-Galo Cupiang di Sumatera Barat. 

Produk lebah kelulut hasil binaan Bukit Asam menghasilkan madu, propolis, dan bee pollen yang higienis serta ramah lingkungan. 

Sejak 2020, PTBA konsisten memberikan dukungan berupa modal, pelatihan manajemen usaha, pengemasan produk, hingga akses ke berbagai pameran dalam dan luar negeri. 

Kini, omzet usaha tersebut mampu mencapai Rp56 juta dalam satu periode panen, sekaligus membuka jalan bagi UMK lokal untuk masuk ke rantai pasok lebih luas.

Pria menambahkan, potensi usaha masyarakat adalah kekuatan besar yang dapat menopang pembangunan peradaban di daerah. 

“MIND ID akan selalu konsisten bersama masyarakat untuk menggali potensi usaha, sehingga keberlanjutan ekonomi dapat terus berjalan bahkan setelah aktivitas tambang Grup MIND ID berakhir nantinya,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya