Berita

Mobil tangki BBM Pertamina. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Kelola Distribusi Migas Paling Kompleks

SELASA, 23 SEPTEMBER 2025 | 15:45 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pasokan energi di seluruh wilayah Indonesia dipastikan dalam kondisi aman. Hingga kini, Pertamina Patra Niaga terus menjaga ketersediaan energi masyarakat, baik di masa normal maupun saat periode dengan potensi lonjakan konsumsi.

“Kami berkomitmen memastikan energi tersedia di seluruh wilayah Indonesia dengan ketahanan stok BBM dan LPG yang terjaga agar masyarakat tenang menjalani aktivitas sehari-hari,” kata Pj Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, Selasa, 23 September 2025.

Dalam menjaga ketahanan stok, Pertamina Patra Niaga mengoperasikan 125 fuel terminal BBM, 72 aviation fuel terminal, dan 40 terminal LPG di seluruh Indonesia. Pertamina juga menyiagakan hampir 6 ribu armada distribusi untuk mengantar ke lebih dari 16 ribu lembaga penyalur baik BBM maupun LPG di seluruh Indonesia.


Upaya ini dilakukan untuk menjamin distribusi energi berjalan lancar dari terminal hingga ke SPBU dan agen resmi, terutama di wilayah terpencil dan kepulauan.

"Kami mengelola moda distribusi energi yang paling kompleks, bahkan untuk wilayah 3T distribusi energi harus ditempuh lebih dari 1 moda seperti darat dan laut atau bahkan darat dan udara” tambah Roberth.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso menambahkan, langkah Patra Niaga sebagai salah satu garda depan Pertamina untuk penyaluran energi ke masyarakat tak hanya menyediakan energi, juga dilandasi oleh semangat pelayanan yang terus ditingkatkan. 

“Ini membuktikan sebagai perusahaan milik negara, Pertamina akan tetap menjaga akses energi (accessibility), harga yang terjangkau (affordability) dan produk energi yang dibutuhkan (acceptability) bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tambah Fadjar.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya