Berita

Eddy Soeparno (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Waka MPR Soroti Kebijakan Purbaya Sudah Tepat dan Rasional

SELASA, 23 SEPTEMBER 2025 | 14:29 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kebijakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang diprotes pengacara kondang Hotman Paris terkait turunnya bunga deposito mendapat respons dari Wakil Ketua MPR RI Fraksi PAN Eddy Soeparno. 

Eddy berpandangan bahwa kebijakan Menkeu Purbaya tersebut bertujuan memudahkan masyarakat termasuk pelaku usaha untuk bisa mendapatkan pinjaman dengan dana yang lebih murah.

“Jadi saya kira itu merupakan bagian dari kebijakan yang bisa memudahkan kita untuk memutar kembali roda perekonomian kita. Dan saya kira itu kebijakan yang tepat,” kata Eddy kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa 23 September 2025. 
 

 
Menurut Eddy, penurunan bunga deposito masih sejalan dengan kondisi perekonomian saat ini, karena inflasi berada di level yang sangat rendah. 

Ditanya lebih jauh apakah kebijakan Menkeu Purbaya sudah on the track, Eddy yang juga Legislator Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai kebijakan-kebijakannya sejauh ini sangat rasional. 

“Dan menurut saya ini sangat menarik untuk melihat kebijakan-kebijakan beliau itu yang kemudian diaplikasikan untuk kemudian memajukan dan menggerakkan roda perekonomian, pelaku industri bergerak, masyarakat konsumen juga bergerak,” tuturnya. 

Eddy berharap kebijakan Menkeu Purbaya benar-benar bisa menggerakkan perekonomian nasional, termasuk mendorong investasi sektor riil dan penyerapan tenaga kerja. Ia optimis  perekonomian akan bergerak. 

“Mudah-mudahan segera akan terjadi penyerapan tenaga kerja, penyerapan tenaga kerja juga nanti akan menghasilkan. Kembali, nanti ada belanja konsumen yang akan bergerak ke depan,” pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya