Berita

Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah (Foto: TV Parlemen)

Politik

Said Abdullah Berharap APBN 2026 Jadi Alat Negara yang Tangguh Hadapi Dinamika Dunia

SELASA, 23 SEPTEMBER 2025 | 12:02 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah menyampaikan poin-poin yang menjadi kesepakatan RAPBN 2026 dalam rapat paripurna ke-V masa sidang I tahun anggaran 2025-2026, di Gedung Nusantara II, Komplek DPR RI, Senayan, Jakarta Selasa, 23 September 2025.

Dalam pidatonya, Said Abdullah menyampaikan APBN 2026 diharapkan menjadi alat negara dalam menghadapi kondisi dunia yang dinamis.

"Sidang dewan yang terhormat, RAPBN 2026 yang kita mintakam persetujuan kepada sidang dewan paripurna sebagai alat negara, menghadapi dunia yang terus berubah. DFunia yang terus menghadapi perang narasi yang seolah tampak benar dan masuk akal tetapi sesungguhnya sedang menyamarkan kebohongan," kata Said Abdullah. 


"Apakah APBN 2026 akan menjadi alat yang tangguh bagi pemerintah tentu itu akan kembali ke pemerintah sendiri," sambungnya.

Said menerangkan dalam pembahasan RAPBN 2026, mulai dari Komisi I hingga Komisi XIII, yang bermuara di Badan Anggaran, telah menghadapi proses yang panjang hingga akhirnya APBN tahun depan bisa menjadi kekuatan fiskal Indonesia yang tangguh.

Meskipun Rancangan APBN (RAPBN) 2026 belum dan mungkin tidak akan sempurna, pemerintah berkomitmen untuk menjadikannya karya terbaik yang dapat menjawab tantangan dan memanfaatkan peluang. 

"Kami terus berupaya semaksimal mungkin menjadikan RAPBN menjadi karya yang menjawab tantangan dan menjadi peluang. Dengan demikian Pemerintah perlu gesit kreatif dan inovatif memanfaatkan kekuatan fiskal pada RAPBN 2026," tutupnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya