Berita

Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Mayjen Yusri Nuryanto dalam upacara Apel Pengaturan Lalu Lintas dan Pengaturan Parkir di Silang Monas, Jakarta Pusat pada Senin, 22 September 2025. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Pertahanan

TNI Minta Maaf Rangkaian HUT di Sekitar Monas Ganggu Masyarakat

SENIN, 22 SEPTEMBER 2025 | 15:38 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

TNI meminta maaf kepada masyarakat jika rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 menimbulkan kemacetan di kawasan Monumen Nasional (Monas) beberapa hari terakhir hingga 5 Oktober 2025.

Hal itu disampaikan Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Mayjen Yusri Nuryanto dalam upacara Apel Pengaturan Lalu Lintas dan Pengaturan Parkir di Silang Monas, Jakarta Pusat pada Senin, 22 September 2025.

"Bapak Panglima TNI menyampaikan permohonan maaf apabila nanti dalam proses rangkaian kegiatan yang sudah kita mulai dari kemarin ada ketidaknyamanan masyarakat dalam berlalu lintas terutama yang berada di jalan-jalan yang berada di sekitar Monas. Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya," terang Yusri kepada wartawan.


Tentunya, sebelum hari pelaksanaan, TNI akan melakukan latihan. Untuk itu, Yusri meminta Polisi Militer AD, AL, AU, Kepolisian dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam hal ini Dishub serta Satpol PP untuk bekerja sama.

"Kami akan melaksanakan kegiatan latihan-latihan sampai menjelang nanti tanggal 5 Oktober atau pelaksanaannya. Kami mohon nanti kerja samanya. Kita di sini berada dalam satu tim, tidak ada yang 'ini Polri, ini Pomad, ini Pomal, ini Pomau, ini dari Dishub', tidak. Kita di sini adalah satu kekuatan. Kita satu saudara, kita satu tim, bagaimana kita menyukseskan kegiatan HUT ke-80 TNI," tegasnya.

Berkaca dari tahun lalu, Yusri menjelaskan koordinasi terus dilakukan sebagai hasil evaluasi agar tidak terjadi kemacetan saat jam berangkat dan pulang kantor. Sebab, sekitar Monas tidak banyak komplek pemerintahan yakni kementerian dan kantor-kantor lainnya.

"Memang evaluasi utama kemarin masih terjadi kemacetan-kemacetan. Ini dari evaluasi tahun kemarin mari kita sempurnakan, apa yang menjadi kendala tahun kemarin. Harapannya kegiatan ini dapat berjalan lancar, aman, dan tertib," pungkas Yusri.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya