Berita

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono bersama Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, menebar benih ikan Papuyu, hewan endemik Kalimantan, dengan para peserta KTNA dalam agenda Rembug Utama Expo KTNA 2025. (Foto: Dok. Otorita IKN)

Politik

OIKN Perkuat Ketahanan Pangan dalam Expo KTNA 2025

SENIN, 22 SEPTEMBER 2025 | 13:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketahanan pangan nasional menjadi satu program strategis nasional yang turut diupayakan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), melalui kolaborasi kelompok petani dan nelayan.

Salah satu bentuknya, Kepala OIKN Basuki Hadimuljono secara resmi membuka Rembug Utama Expo Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) 2025, di IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Minggu, 21 September 2025.

Basuki menjelaskan, kegiatan yang turut dihadiri Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor itu, menjadi simbol sinergi antara pemerintah dan komunitas tani-nelayan nasional dalam memperkuat ketahanan pangan.


"Tak sekadar seremoni, tapi sekaligus memperkuat pembangunan Nusantara sebagai pusat pertumbuhan baru Indonesia, khususnya melalui sektor perikanan dan pertanian yang berkelanjutan," ujar Basuki dalam keterangan tertulis, Senin, 22 September 2025.

Dalam kesempatan itu, Basuki mengajak peserta KTNA meninjau sejumlah titik strategis, termasuk Zona E Puspantara di Desa Sukomulyo, yang diproyeksikan sebagai taman buah untuk mendukung target 10 persen kawasan produksi pangan berkelanjutan di IKN. 

Selain itu, mantan Menteri PUPR tersebut juga mengajak peserta menebar sepuluh ribu benih ikan papuyu, salah satu spesies endemik Kalimantan, di Embung MBH yang berfungsi menjaga keseimbangan hidrologi dan ekosistem mikro kawasan.

"Saya memohon dukungan kepada 36 juta anggota KTNA untuk masa depan Indonesia. Pembangunan Nusantara diarahkan untuk pemerataan, apalagi menghadapi Ibu Kota Politik 2028 sesuai Perpres 79 Tahun 2025," katanya.

"Nusantara dirancang sebagai forest city dengan konsep smart city yang mengedepankan fungsi hidrologi," tambah Basuki.

Kepala Desa Sukomulyo, Mustain berharap kolaborasi dengan OIKN dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat desa, mengingat dari 14 ribu hektar luas tanah yang disiapkan, masih banyak lahan yang bisa dikembangkan.

"Puspantara kami fungsikan sebagai taman buah Nusantara. Semoga KTNA mampu menghijaukan kawasan sekaligus mendukung kebutuhan pangan, baik sayur maupun buah-buahan,” ucapnya.

Dukungan penuh juga datang dari Ketua Umum KTNA Nasional, Yadi Sofyan Noor, dengan menegaskan kesiapan KTNA untuk menyokong keberlanjutan pembangunan di IKN.

"Sekitar 300 pengurus KTNA hadir di sini, dari tingkat nasional hingga kecamatan. Kami siap mendukung pembangunan berkelanjutan IKN, bahkan akan bersurat langsung kepada Presiden untuk menyampaikan sikap: Lanjutkan IKN,” tegasnya.

Sebagai penutup, sesi dialog digelar untuk membuka ruang partisipasi dan masukan dari masyarakat, khususnya para petani. 

Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri, menutup rangkaian kegiatan dengan pernyataan kuat. “Kami siap jadi rumah untuk KTNA.”

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya