Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Melaju saat Investor Tunggu Kabar Suku Bunga China

SENIN, 22 SEPTEMBER 2025 | 08:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia menguat di perdagangan Senin pagi 22 September 2025, di tengah penantian investor menunggu keputusan suku bunga pinjaman acuan China yang akan diumumkan hari ini.

China diperkirakan akan mempertahankan  loan prime rates  tidak berubah, setelah sebelumnya bank sentral menahan suku bunga acuan, meski Federal Reserve AS memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin.

Dikutip dari Reuters, Indeks ASX 200, Australia, dibuka menguat 0,49 persen. Indeks berlanjut naik 0,45 persen atau 39,4 poin menjadi 8.812,9. Indeks Kospi, Korea Selatan juga menguat 0,71 persen, lalu berlanjut 0,69 persen ke 3.469,11, sementara Kosdaq naik 0,7 persen. Nikkei 225, Jepang menguat 1,31 persen atau 591,43 poin ke level 45.637,24, sedangkan Topix naik 0,58 persen.


Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) hari ini diperkirakan masih berpeluang melanjutkan kenaikan setelah mengakhiri sesi perdagangan pekan lalu dengan kenaikan 0,53 persen menjadi 8.051. 

Harga ETF saham Indonesia, iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO), di New York Stocks Exchange naik 0,39 persen menjadi 17,79 Dolar AS. 

Beberapa analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ini berpotensi melanjutkan tren kenaikan menuju 8.100, dengan dukungan positif datang dari rebalancing FTSE . Secara teknikal IHSG berpeluang menguat namun terbatas.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya