Berita

Jumpa pers Milad ke-13 HNI di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Minggu 29 September 2025.(Foto: Dokumentasi HNI)

Bisnis

Sandiaga Dorong Halal Network International Melantai di Bursa Saham

SENIN, 22 SEPTEMBER 2025 | 02:05 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Halal Network International (HNI) didorong menjual sahamnya kepada publik di pasar modal melalui proses initial public offering (IPO).

Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Sandiaga Uno mengatakan, sebagai perusahaan besar dengan jumlah anggota lima juta, SHNI perlu mengubah statusnya dari perusahaan tertutup menjadi terbuka.

“Skala bisnis HNI mestinya bisa lebih bermanfaat, bukan hanya kepada umat tapi kepada masyarakat Indonesia yang semakin banyak berminat pada produk-produk halal dan jasa-jasa halal,” kata Sandi saat menghadiri Milad ke-13 HNI di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu 29 September 2025.


Sementara itu Direktur Utama HNI Agung Yulianto mengatakan, jika berbicara dana maka HNI belum dirasa perlu untuk melakukan IPO.

Menurut Agung, HNI juga selalu mengedepankan kolaborasi terutama dengan lima juta member yang ada untuk dilibatkan sebagai pemegang saham.

“Cuma kami nggak ingin terjadi seperti banyak kejadian orang, go public (perusahaan terbuka), terus sahamnya nyungsep. Nah itu digoreng-goreng, terlalu digoreng, sahamnya nyungsep jadi saham gocap, bahkan lebih parah di bawah gocap (Rp50 ribu) gitu kan,” kata Agung.

Meski demikian, kata Agung, tidak kemungkinan bagi HNI untuk melantai di bursa saham di masa mendatang. Akan tetapi, dia harus memastikan bahwa struktur pondasi HNI harus dulu dikuatkan untuk menghadapi tantangan IPO.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya