Berita

Anggota DPD Paul Finsen Mayor. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

DPD Minta Kapolda Papua Barat Dievaluasi, Ini Sebabnya

MINGGU, 21 SEPTEMBER 2025 | 01:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Anggota DPD Paul Finsen Mayor menilai Polda Papua Barat perlu dievaluasi karena kurang profesional dalam beberapa penanganan kasus hukum. 

"Kita mendesak adanya evaluasi kinerja Kapolda (Irjen Johnny Eddizon Isir) karena kurang mampu menuntaskan berbagai persoalan yang ada. Dia juga sudah terlalu lama dan perlu diganti agar ada angin segar bagi Papua Barat," kata Paul dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 20 September 2025.

Lanjut dia, di Kabupaten Manokwari sedang marak Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang berlangsung secara terbuka.


“Terkesan telah terjadi pembiaran secara sistematis oleh pejabat yang punya otoritas perizinan hingga aparat kepolisian. Padahal para pelaku tambang emas ilegal adalah orang-orang itu saja alias jaringan mafia lama. Kenapa sekian lama tidak segera ditindak. Ini ada apa?" tegasnya.

Bukan hanya persoalan tambang ilegal, Ketua Dewan Adat Papua Wilayah III Doberay ini juga mengungkap fakta maraknya peredaran minuman keras (miras) tanpa izin di Papua Barat. Bahkan tercatat beberapa remaja meninggal dunia akibat mengkonsumsi miras. 

Peredaran miras, tukas dia, merupakan sumber utama kerawanan sosial yang mengakibatkan peningkatan angka kejahatan seperti pemalakan, penjambretan, kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan terhadap anak, dan kekerasan seksual.

"Masyarakat Papua menjadi korban, baik dari sisi kesehatan, ekonomi, keamanan, dan kerusakan lingkungan. Tetapi aparat penegak hukum yang mempunyai tugas dan wewenang jelas, justru terkesan abai. Karena itu kami mendesak Kapolda Papua Barat untuk dievaluasi," pungkas Paul.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya