Berita

Kerja sama BNI dan Universitas Pancasila menerbitkan Kartu Mahasiswa Co-Branding. (Foto: Dok, BNI)

Bisnis

BNI-UP Luncurkan Kartu Mahasiswa Co-Branding

JUMAT, 19 SEPTEMBER 2025 | 18:08 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Universitas Pancasila (UP) menggandeng PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dengan menerbitkan kartu mahasiswa Co-Branding BNI Universitas Pancasila.

Kerja sama ini dikukuhkan melalui penandatanganan nota kesepahaman program ekosistem perguruan tinggi serta penerbitan dan pengelolaan Kartu Mahasiswa Co-Branding oleh Direktur Kelembagaan BNI, Eko Setyo Nugroho bersama Rektor UP, Adnan Hamid di Gedung Serbaguna Universitas Pancasila, Jakarta, Kamis, 18 September 2025.

"BNI berkomitmen menghadirkan layanan perbankan digital yang mendukung aktivitas akademik dan finansial mahasiswa, sekaligus membangun ekosistem keuangan yang inklusif di lingkungan kampus," kata Eko Setyo Nugroho di Jakarta, Jumat, 19 September 2025. 


Kartu tanda mahasiswa (KTM) hasil kolaborasi ini dirancang sebagai kartu pintar dengan tiga fungsi utama sebagai identitas mahasiswa, kartu debit BNI yang terintegrasi dengan wondr by BNI, sekaligus TapCash untuk transaksi harian.

Selain itu, BNI menyiapkan program promosi khusus bagi mahasiswa yang mengaktifkan KTM, di antaranya kuota gratis 27 GB selama setahun dari by.U by Telkomsel serta kesempatan mendapatkan telepon genggam dan hadiah menarik lainnya.

Kerja sama ini memperkuat hubungan BNI dan UP yang telah terjalin sejak 1997. Saat ini, UP juga memanfaatkan layanan cash management BNI serta fasilitas pembayaran uang kuliah tunggal (UKT) melalui jaringan BNI.

Pada tahap awal, lebih dari 2.800 kartu mahasiswa co-branding akan segera didistribusikan. Eko berharap langkah ini dapat memberi manfaat nyata bagi civitas akademika.

"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan Universitas Pancasila. Semoga kerja sama ini membawa manfaat besar bagi mahasiswa sekaligus mendukung kemajuan dunia pendidikan," tutup Eko.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya