Berita

SPBU Pertamina. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

SPBU Pertamina di Kebon Nanas Dipastikan Bebas Air

JUMAT, 19 SEPTEMBER 2025 | 16:37 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Pertamina Patra Niaga memastikan tidak ada kontaminasi air pada produk BBM di SPBU Kebon Nanas, Tangerang.

Penegasan tersebut disampaikan usai kabar viral yang menyebutkan kendaraan bermotor mogok setelah mengisi BBM di Kebon Nanas pada Kamis, 18 September 2025 kemarin.

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menjelaskan, hasil pengecekan produk Pertamax sudah sesuai standar melibatkan Lemigas dan konsumen pemilik kendaraan.


“Pengujian menunjukkan hasil sesuai standar. Uji kadar air pada tangki pendam Pertamax tidak menemukan adanya kandungan air, uji density juga tidak ada perubahan kualitas produk Pertamax, dan uji visual juga menegaskan warna produk sesuai standar,” jelas Roberth, Jumat, 19 September 2025.

Hingga saat ini tidak ada keluhan serupa dari konsumen lain di SPBU Kebon Nanas. Pemeriksaan rutin di SPBU juga terus dilakukan setiap hari untuk memastikan mutu dan kualitas BBM.

“Apabila ada laporan dari masyarakat, Pertamina akan segera menindaklanjuti dengan pemeriksaan dan pendalaman di lapangan,” tegasnya.

Pertamina mengimbau masyarakat melaporkan setiap dugaan ketidaksesuaian kualitas BBM melalui Pertamina Call Center 135 dengan menyertakan struk pembelian, nomor SPBU, serta kronologis kejadian.

Konsumen juga dapat langsung melapor ke SPBU setempat agar dapat dilakukan pengecekan segera.

"Kami mengajak masyarakat langsung mengonfirmasi kebenaran informasi maupun menyampaikan keluhan melalui layanan pelanggan Pertamina Call Center 135,” tutup Roberth.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya