Berita

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. (Foto: Dok. RMOL)

Nusantara

Situasi Nabire Aman Terkendali Pasca Gempa Magnitudo 6,6

JUMAT, 19 SEPTEMBER 2025 | 14:51 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan situasi Nebire, Papua Tengah aman pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,6 melanda wilayah tersebut.

Hal tersebut disampaikan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, dalam jumpa pers virtual yang digelar Jumat siang, 19 September 2025.

Dia mengatakan, aktivitas masyarakat berangsur normal sejalan dengan penanganan darurat bencana yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nabire, usai terjadinya gempa pada dini hari tadi pukul 01.19 WIB atau 03.19 WIT.


"Situasi secara umum aman terkendali," ujar Suharyanto.

Kendati demikian, dia memastikan BNPB tetap akan mengirimkan Tim Reaksi Cepat (TRC) pada hari ini menuju Nabire, untuk memberikan pendampingan pemerintah daerah setempat terkait langkah-langkah monitoring, kaji cepat, dan upaya lain yang dibutuhkan selama penanganan darurat.

"BNPB tetap mengirimkan tim reaksi cepat siang ini untuk mendampingi BPBD Kabupaten Nabire," katanya.

Berdasarkan data hasil monitoring dan kaji cepat di lapangan nantinya, Suharyanto memastikan tim akan segera melakukan analisis dan evaluasi, sebagai satu langkah penanganan darurat dapat dilanjutkan oleh Pemerintah Kabupaten Nabire maupun Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

Akan tetapi katanya, jika eskalasi dampak gempa bumi kian masif dari hasil kaji cepat, maka BNPB akan mengirimkan Deputi Bidang Penanganan Darurat, Mayjen TNI Budi Irawan untuk memimpin penanganan darurat lebih lanjut.

"Apakah status akan ditingkatkan atau apakah ini sudah bisa ditangani, kita akan lihat ke depannya. Jika eskalasi semakin masif, maka Deputi Bidang Penanganan Darurat, Mayjen TNI Budi Irawan malam ini akan berangkat ke sana," demikian Suharyanto menambahkan.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya