Berita

Presiden Prancis Emmanuel Macron dan istrinya Brigitte (Foto: The Guardian)

Dunia

Macron Siap Buktikan Istrinya adalah Wanita

JUMAT, 19 SEPTEMBER 2025 | 06:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Prancis Emmanuel Macron dan istrinya, Brigitte Macron, sedang mempersiapkan bukti ilmiah dan foto untuk dibawa ke pengadilan Amerika Serikat. 

Tujuannya adalah membuktikan bahwa Brigitte memang seorang perempuan, setelah ia difitnah oleh Candace Owens, seorang influencer konservatif asal AS, yang mengklaim Brigitte sebenarnya terlahir sebagai laki-laki.

Pengacara Macron, Tom Clare, mengatakan kepada BBC bahwa tuduhan tersebut sangat mengganggu dan menjadi “pengalih perhatian” bagi presiden Prancis. Owens sendiri menanggapi dengan mengajukan permohonan agar kasus ini ditolak.


“Akan ada kesaksian ahli dengan bukti ilmiah,” kata Clare, dikutip dari BBC, Jumat 18 September 2025. 

Bukti tersebut, menurutnya, akan membantah tuduhan yang beredar, baik secara umum maupun secara detail.

Clare menambahkan, proses ini memang terasa menyedihkan karena Brigitte harus membuktikan hal yang sebenarnya sudah jelas di depan publik. 

Namun, ibu negara Prancis disebut bertekad kuat untuk meluruskan kabar bohong ini, termasuk jika harus menyerahkan foto-foto dirinya saat hamil dan membesarkan anak-anaknya -- selama pengadilan mengizinkan.

Kasus ini berawal pada Maret 2025, ketika Owens kembali menyebarkan teori konspirasi lewat video YouTube berjudul “Apakah Ibu Negara Prancis Seorang Pria?”. Video itu kemudian dipromosikan secara luas di X dan dianggap oleh Owens bisa menjadi “skandal politik terbesar”.

Sejak itu, Owens membuat banyak konten serupa tentang Brigitte Macron untuk hampir 4,5 juta pelanggan YouTube-nya, bahkan meluncurkan seri berjudul “Becoming Brigitte”. 

Gugatan juga menyebut Owens menjual barang dagangan yang ikut menyebarkan klaim palsu tersebut.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya