Anggota Komisi XIII DPR Marinus Gea. (Foto: RMOL/Raiza A
Anggota Komisi XIII DPR Marinus Gea. (Foto: RMOL/Raiza A
Marinus menilai, tindakan tersebut berpotensi melanggar hak asasi manusia (HAM), terutama kebebasan berekspresi. Padahal, hak tersebut dijamin dalam konstitusi serta pilar utama demokrasi pasca reformasi.
“Praktik sweeping, penangkapan sewenang-wenang, dan penggunaan pasal karet untuk membungkam mahasiswa, aktivis, maupun media independen tidak sejalan dengan semangat reformasi,” kata Marinus kepada wartawan, Kamis 18 September 2025.
Populer
Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36
Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00
Senin, 25 Mei 2026 | 08:33
Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43
Senin, 25 Mei 2026 | 23:14
Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19
Senin, 01 Juni 2026 | 04:00
UPDATE
Rabu, 03 Juni 2026 | 06:11
Rabu, 03 Juni 2026 | 06:00
Rabu, 03 Juni 2026 | 05:26
Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18
Rabu, 03 Juni 2026 | 05:14
Rabu, 03 Juni 2026 | 05:01
Rabu, 03 Juni 2026 | 04:22
Rabu, 03 Juni 2026 | 04:19
Rabu, 03 Juni 2026 | 04:09
Rabu, 03 Juni 2026 | 03:45