Berita

Anggota DPD RI asal Sulawesi Tengah, Andhika Mayrizal Amir. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Nusantara

Program MBG di Banggai Kepulauan Harus Dievaluasi

Ratusan Siswa Diduga Keracunan
KAMIS, 18 SEPTEMBER 2025 | 17:42 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali memunculkan masalah serius. Sebanyak 157 siswa di Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi menu MBG yang disalurkan di sekolah pada Rabu 17 September 2025.

Anggota DPD RI asal Sulawesi Tengah, Andhika Mayrizal Amir mengatakan, peristiwa mengenaskan tersebut sepatutnya tidak terjadi jika pihak pengelola program MBG menjalankan tugas dengan lebih profesional dan bertanggung jawab.

“Semangat Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program MBG justru terhambat oleh pelaksanaan yang mengabaikan kualitas menu. Ini sangat disayangkan,” kata Andhika melalui keterangan elektronik di Jakarta, Kamis 18 September 2025.


Andhika menyampaikan tiga poin sikap terkait kasus di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Pertama, Andhika mendesak pemerintah mengevaluasi pengelola MBG di Kabupaten Banggai Kepulauan, mulai dari vendor, pengelola dapur hingga rantai distribusi. Jika terbukti ada kelalaian, harus ditindak tegas.

Kedua, meminta pemerintah daerah bersama pihak kepolisian melakukan investigasi mendalam terkait penyebab banyaknya siswa yang diduga keracunan.

Ketiga, mendorong keterlibatan penuh pemerintah daerah dan sekolah dalam mengawasi setiap proses penyediaan serta distribusi menu MBG agar kejadian serupa tidak terulang.

Andhika menegaskan, visi Presiden Prabowo mewujudkan generasi emas di Banggai Kepulauan harus ditopang dengan program nyata yang dikelola secara bertanggung jawab.

“Peristiwa semacam ini tidak boleh terjadi lagi. MBG seharusnya menjadi investasi masa depan anak-anak kita, bukan ancaman bagi kesehatan mereka,” pungkas Andhika.

Sebelumnya, ratusan siswa di Kabupaten Banggai Kepulauan, Sumatera Selatan, diduga mengalami keracunan usai menyantap makan bergizi gratis (MBG) pada Rabu 17 September 2025. 

Hingga Kamis pagi 18 September 2025, sebanyak 251 siswa dari sekolah dasar hingga menengah atas dilarikan ke rumah sakit Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Trikora Salakan.

Melansir laman resmi Kabupaten Banggai Kepulauan, dari total 251 siswa yang masuk ke rumah sakit tersebut, 78 di antaranya masih dirawat intensif, sedangkan 173 lainnya sudah boleh pulang. 

Ratusan siswa ini berasal dari SMA 1 Tinangkung, SMK 1 Tinangkung, SDN Tompudau, SDN Pembina, SDN Saiyong, dan MTs Alkhairat Salakan.

Para pelajar ini mengalami gejala terdampak keracunan yang berbeda. Berberapa di antaranya ialah gatal-gatal di seluruh badan, mual muntah, bengkak wajah, gatal tenggorokan, sesak nafas, pusing, dan sakit kepala.






Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya