Berita

Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

PDIP Tak Masalah Hendrar Prihadi Didepak dari Kepala LKPP

KAMIS, 18 SEPTEMBER 2025 | 13:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto yang mengganti Hendrar Prihadi dari jabatan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). 

Diketahui, Hendrar Prihadi digantikan oleh Sarah Sadiqa yang sebelumnya menjabat Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan LKPP sejak Februari 2020.

Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah mengatakan, partainya selalu menjunjung tinggi prinsip bernegara, di mana kekuasaan eksekutif berada di tangan presiden.


“Karena sekarang presidennya Pak Prabowo Subianto maka beliaulah yang memiliki wewenang eksekutorial untuk menata kabinetnya atau pembantu-pembantunya di lembaga lembaga negara kementerian dam non-kementerian,” ujar Basarah kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa 18 September 2025.

Menurutnya, jabatan Kepala LKPP yang sebelumnya diemban Hendrar Prihadi, merupakan bagian dari kewenangan presiden untuk diganti sesuai kebutuhan. Terlebih, Hendrar Prihadi yang merupakan kader PDIP itu juga telah cukup lama menjabat di posisi tersebut.

“Jadi sekali lagi kesimpulannya atas pertanyaan pergantian Pak Hendi (Hendrar Prihadi) dari kepala LKPP PDI Perjuangan menghormati dan mendukung keputusan Presiden Prabowo Subianto tersebut,” demikian Basarah.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menunjuk Sarah Sadiqa sebagai Kepala LKPP.

Tak cuma Sarah Sadiqa, sejumlah menteri dan wakil menteri diganti dan dilantik Prabowo di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu kemarin 17 September 2025.



Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya