Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Purbaya Jawab Perbedaan Gaya Kelola Fiskal dengan Sri Mulyani

RABU, 17 SEPTEMBER 2025 | 11:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Keuangan yang baru Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan pendekatannya dalam mengelola keuangan negara berbeda dengan pendahulunya, Sri Mulyani Indrawati.

Ia memilih strategi fiskal yang ofensif dengan mengoptimalkan anggaran yang telah disiapkan pemerintah, ketimbang menahan belanja seperti yang kerap dilakukan Sri Mulyani selama lebih dari satu dekade terakhir.

Kepada awak media, Purbaya mengaku menjalankan kebijakan fiskal yang semestinya yakni menggunakan semua anggaran yang ada secara optimal. 


“Saya nggak tau, yang saya tau beginilah cara menjalankan fiscal policy yang baik. Tapi basically itu, pada dasarnya itu. Ilmu fiskal yang wajar, seperti ini. Ketika Anda punya, Anda sudah anggarkan, habisin. Kalau nggak berani nggak habisin, jangan didesain, jangan direncanakan,” ujar Purbaya dalam sebuah pernyataan di Istana Merdeka Jakarta, dikutip Rabu, 17 September 2025. 

Sejak awal menjabat, Purbaya memang membuat gebrakan dengan rencana mencairkan dana kas negara hingga Rp200 triliun ke bank-bank BUMN. 

Langkah ini dilakukan untuk menggenjot daya beli masyarakat dan mempercepat perputaran roda perekonomian nasional.

Berbeda Sri Mulyani yang selama satu dekade menjabat dikenal menerapkan kebijakan fiskal yang konservatif dan berhati-hati. Ia kerap menjaga agar defisit anggaran tidak melebar dan inflasi tetap terkendali.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya