Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelligence)

Bisnis

Harga Emas Dunia Makin Menjulang

RABU, 17 SEPTEMBER 2025 | 07:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas melonjak ke level 3.700 Dolar AS per ons untuk pertama kalinya, yang didorong oleh meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve pekan ini.

Permintaan aset safe haven yang cukup tinggi serta pelemahan Dolar AS turut mempengaruhi.

Indeks Dolar AS (Indeks DXY), yang jatuh ke level terendah lebih dari dua bulan, menjadi pendorong reli emas karena membuat logam mulia ini lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.


Dikutip dari Reuters, emas spot naik 0,3 persen menjadi 3.689,86 Dolar AS per ons pada perdagangan Selasa 16 September 2025,  setelah sempat menyentuh rekor tertinggi intraday di level 3.702,95 Dolar AS. 

Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat untuk kontrak pengiriman Desember meningkat 0,05 persen menjadi 3.726,90 Dolar AS per ons.

Sejak awal tahun, emas meroket sekitar 41 persen, setelah menembus level 3.600 Dolar AS per ons pada 8 September. Analis menyebut reli ini didorong kombinasi pembelian berkelanjutan oleh bank sentral, arus masuk safe haven, serta pergeseran global menjauhi dolar AS yang terus melemah.

Lonjakan harga emas tidak diikuti oleh harga logam lainnya. 

Perak turun 0,27 persen menjadi 42,56 Dolar AS per ons setelah sempat menyentuh level tertinggi sejak September 2011. 

Platinum melemah 0,06 persen ke 1.399,13 Dolar AS. Paladium juga menyusut 0,05 persen menjadi 1.180,58 Dolar AS.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya