Berita

Ilustrasi: Bakteri Salmonella. (Foto: halodoc.com)

Nusantara

Uji Laboratorium Sampel Menu MBG

Dinkes Wonogiri Temukan Bakteri Penyebab Keracunan Siswa

RABU, 17 SEPTEMBER 2025 | 05:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Hasil uji laboratorium yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Wonogiri menemukan bakteri penyebab keracunan siswa usai menyantap menu makan bergizi gratis (MBG).

“Beberapa sampel setelah dilakukan pengecekan lab, positif (terdapat bakteri) e.coli dan salmonella," terang Sekretaris Daerah (Sekda) Wonogiri FX Pranata dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng, Rabu, 17 September 2025. 

Lanjut dia, sampel makanan yang diuji oleh Dinkes meliputi nasi, telur, saus barbeque, tempe orek, sayur dan buah. Semuanya merupakan menu MBG yang disiapkan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) Wonokarto.


Sebagai langkah antisipatif, Pemkab Wonogiri merencanakan pertemuan untuk membahas program MBG ke depan.

Dalam pertemuan yang akan digelar Kamis, 18 September 2025 mendatang, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) akan menghadirkan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dan pengelola SPPG se-Wonogiri.

“Kita bahas operasional, mana yang sudah berjalan dan wilayah mana saja yang belum. Termasuk pengawasan sektor kesehatan serta evaluasi kejadian dugaan keracunan,” jelas Pranata. 

Selain menampung masukan masyarakat terkait dengan MBG, ia juga menyampaikan bahwa pertemuan tersebut juga akan membahas limbah organik dari produksi makanan yang disiapkan SPPG. 

Pada Jumat, 12 September 2025, ratusan siswa SMAN 2 Wonogiri serempak izin tidak masuk sekolah akibat keracunan usai menyantap menu MBG pada hari sebelumnya. 

Mereka mengalami gejala diare, mual, muntah-muntah dan pusing. Bahkan ada seorang siswa yang sempat dirawat di rumah sakit.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya