Berita

Mantan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto. (Foto: ANTARA/Wahyu Putro)

Politik

Agus Suparmanto Dinilai Berat jadi Ketum PPP, Ini Alasannya

RABU, 17 SEPTEMBER 2025 | 04:54 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Mantan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dideklarasikan oleh sejumlah kalangan PPP sebagai kandidat ketua umum karena dianggap memiliki potensi besar buat partai. 

Pengamat politik Citra Institute, Efriza menyebut Agus Suparmanto berat menjadi ketua umum partai berlambang kabah tersebut. 

“Tentu ini tidak mudah bagi Agus Suparmanto, bahkan kasus-kasus impor baik pakaian bekas, gula hingga bawang putih, yang telah menjadi rekam berita dirinya di ingatan publik akan membuatnya semakin berat secara reputasi untuk maju sebagai calon ketua umum PPP,” ujar Efriza dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa malam, 16 September 2025. 


Lanjut dia, Agus Suparmanto yang merupakan mantan kader PKB dianggap tidak memiliki ikatan emosional dengan kader PPP. 

“PPP secara kultural cukup kuat, dan agak janggal melihat calon Ketum PPP berasal dari partai lain, risikonya nilai perjuangan partai ini tidak akan terasa, terlebih belakangan dukungan mayoritas DPW dan DPC PPP justru mengalir pada Mardiono,” jelas Efriza.

Muktamar X PPP akan dihelat di Jakarta pada 27-29 September 2025 mendatang. Sejumlah nama kandidat ketua umum terus bermunculan mulai dari Muhamad Mardiono, Amran Sulaiman, hingga Agus Suparmanto serta Sandiaga Uno. 

Para kader berharap konsolidasi internal dapat terwujud dan menjadi kunci sukses PPP kembali bangkit pada Pemilu 2029.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya