Berita

Prabowo Subianto mengenakan busana pencak silat saat terpilih menjadi Ketua PB IPSI pada 2021. (Foto: Fraksi Gerindra)

Olahraga

Prabowo Diminta Beri Perhatian Khusus ke Semua Cabor Bela Diri

RABU, 17 SEPTEMBER 2025 | 03:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) yang juga anggota DPD AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan perhatian khusus kepada semua olahraga bela diri di tanah air.

Hal itu disampaikan LaNyalla saat membuka Kejurnas Muaythai 2025 yang berlangsung di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa, 16 September 2025. 

"Saya meminta kepada Presiden Prabowo Subianto untuk memberi perhatian khusus kepada semua cabang olahraga bela diri yang ada di Indonesia. Baik itu pencak silat, karate, taekwondo, judo, tinju, gulat dan tak terkecuali Muaythai," tegas LaNyalla dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta.


Menurut dia, cabang-cabang olahraga bela diri ini adalah bagian penting dari kepentingan Pertahanan Semesta. 

"Kita memiliki sumber daya manusia Indonesia yang memiliki keahlian bela diri. Yang sejatinya dapat dikonversi menjadi aset bela negara," paparnya.

Dalam kesempatan itu, LaNyalla mengingatkan semua Pengurus Provinsi Muaythai di Indonesia, untuk tegak lurus kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sebagai organisasi seluruh cabang olahraga prestasi di Indonesia. 

"Sehingga, PB Muaythai Indonesia meminta pengurus dan atlet Muaythai di Indonesia untuk tegak lurus berada dalam naungan KONI sebagai pembina cabang olahraga prestasi. Karena PB Muaythai Indonesia berorientasi pada olahraga prestasi," katanya.

Penegasan ini disampaikan lantaran ada Asosiasi Muaythai Tradisional Indonesia (Asmutri) yang menginduk kepada KORMI atau Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia. 

"Mereka bukan cabang olahraga prestasi, sehingga tidak boleh mengadakan turnamen atau kompetisi, apalagi mengikuti event resmi, baik di tingkat nasional, regional, maupun internasional. Oleh karena itu, saya ingatkan kepada para pengurus Pengprov dan Pengcab untuk tidak terlibat dalam kepengurusan Asmutri yang menginduk kepada Kormi," jelas pengusung gerakan kembali ke UUD 1945 naskah asli ini.

Dengan alasan itu, pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum PSSI ini mengatakan harus melakukan restrukturisasi atau penggantian pengurus PBMI maupun Pengprov dan Pengcab Muaythai yang menginduk kepada Kormi melalui Asmutri. 

"Sehingga kita tetap konsisten berada di jalur cabang olahraga prestasi. Bukan olehraga rekreasi," tandasnya. 

Event ini diikuti atlet Muaythai dari 15 Provinsi di Indonesia, dengan total peserta 250 atlet putra dan putri.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya