Berita

Logo Partai Persatuan Pembangunan (PPP). (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Kemunculan Agus Suparmanto Bawa Harapan Baru PPP

SELASA, 16 SEPTEMBER 2025 | 17:22 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kemunculan nama mantan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto untuk bertarung dalam Muktamar X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jakarta pada 27-29 September 2025 membawa harapan baru bagi partai Ka'bah.

Ketua DPC Kabupaten Rohul Imron Saleh mengaku bersyukur ada figur baru yang muncul dan telah mendeklarasikan dirinya untuk maju jadi ketua umum PPP.

“Agus Suparmanto dekat dengan kiai dan ulama. Mudah-mudahan  bisa mengembalikan suara santri ke PPP," kata Imron melalui keterangan elektronik di Jakarta, Selasa 16 September 2025.


Imron mengaku bulat mendukung caketum Agus Suparmanto sebagai bentuk keseriusan suara dari Bawah yang menginginkan perubahan.

"Kami ingin perubahan untuk PPP," pungkas Imron. 


Diketahui, sejumlah ulama, kader senior dan mayoritas DPW PPP menggelar deklarasi calon ketua umum Agus Suparmanto. Dukungan tersebut berlangsung dalam acara Silaturahmim Majelis-majelis, tokoh-tokoh dan DPW-DPW PPP di Bidakara, Jakarta Selatan, Senin 16 September 2025.

Seperti video yang tersebar, para ulama, senior dan DPW se- Indonesia kompak memberikan dukungan sepenuhnya kepada Agus Suparmanto sebagai ketua umum DPP PPP masa bakti 2025-2030.

Dalam kesempatan itu, unsur majelis majelis yang hadir di antaranya Majelis Kehormatan KH. Zarkasih Noer, KH. Ubab Maimoen, KH. Emran Pangkapi dari Majelis Pertimbangan M. Romahurmuziy, H. Anas Tahir, dan Hj. Hizbiyah. Sementara dari Majelis Syariah KH. Musthofa Aqil Siraj, KH. Fadholan Musyaffa’, KH. Haris Shodaqoh dan KH. Muslih Zainal Abidin, dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Gus Yasin Maimoen

Sedangkan DPW se-Indonesia yang menyatakan dukungan adalah Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, Yogyakarta (Sekwil), Sumatera Barat, Bengkulu, DKI Jakarta, Riau (Asli), Kepulauan Riau (Asli), Lampung, Bangka Belitung, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, serta perwakilan Papua. 

Sementara Banom PPP yang hadir antara lain PP WPP, PP GPK, PP AMK, PP GMPI.



Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya