Berita

Aplikasi Tiktok (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Amerika dan Tiongkok Sepakat Soal TikTok

SELASA, 16 SEPTEMBER 2025 | 11:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menjelang batas waktu 17 September 2025, Amerika Serikat akhirnya mengumumkan sudah ada kesepakatan terkait aplikasi TikTok dengan pihak Tiongkok.

Presiden AS Donald Trump menyinggung hal ini di media sosialnya, meski tidak menyebut nama TikTok secara langsung.

“Kesepakatan sudah tercapai dengan sebuah perusahaan yang sangat ingin diselamatkan anak-anak muda di negara kita. Mereka akan senang sekali!” tulis Trump, dikutip dari AFP, Selasa 16 September 2025.


Ia juga mengatakan akan berbicara langsung dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada Jumat mendatang.

Kesepakatan tercapai setelah dua hari perundingan antara Menteri Keuangan AS Scott Bessent dengan Wakil Perdana Menteri Tiongkok He Lifeng di Madrid. Selain TikTok, pembicaraan juga membahas perselisihan dagang AS-Tiongkok.

“Kami sudah punya kerangka kesepakatan untuk TikTok,” kata Bessent. 

“Intinya, aplikasi itu harus berpindah kepemilikan ke pihak yang dikendalikan AS," ujarnya.

Namun, ia menolak memberi detail lebih lanjut, dan hanya menyebutkan bahwa Trump dan Xi akan membahas finalisasi kesepakatan itu pada hari Jumat.

Dari pihak Tiongkok, perwakilan perdagangan Li Chenggang mengonfirmasi bahwa kedua negara sudah mencapai “kerangka dasar” untuk menyelesaikan masalah TikTok secara bersama-sama.

Sebelumnya, undang-undang federal di AS mewajibkan TikTok dijual atau dilarang dengan alasan keamanan nasional. Aturan itu dijadwalkan berlaku sehari sebelum pelantikan Presiden Donald Trump pada 20 Januari 2025.

Trump kemudian memperpanjang tenggat waktu 90 hari sejak Juni agar TikTok bisa mencari pembeli non-Tiongkok. Perpanjangan itu akan berakhir tepat pada Rabu, 17 September 2025.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya