Berita

Aliansi Rakyat Peduli Negara (ARPN) di sekitar Bundaran Hotel Indonesia Jakarta, Minggu, 14 September 2025. (Foto: Dokumentasi ARPN)

Politik

Aliansi Rakyat Peduli Negara:

Isu Keretakan TNI-Polri Hanya Propaganda Murahan

SENIN, 15 SEPTEMBER 2025 | 00:35 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Aliansi Rakyat Peduli Negara (ARPN) menegaskan bahwa rakyat tidak akan pernah goyah mendukung TNI dan Polri. 

Pernyataan itu ditegaskan lewat aksi damai yang digelar di sekitar Bundaran Hotel Indonesia Jakarta, Minggu, 14 September 2025.

Koordinator ARPN Mario menyebut aksi damai ini adalah bentuk nyata bahwa rakyat tetap berdiri di belakang TNI dan Polri. 


“Isu retaknya hubungan antar kedua institusi hanyalah propaganda murahan untuk melemahkan pertahanan bangsa. Kalau ada yang bilang TNI dan Polri bermusuhan, itu bohong besar. Hari ini kita buktikan, rakyat tetap bersama aparat negara,” tegas Mario.

Menurutnya, tanpa soliditas TNI-Polri, mustahil Indonesia bisa menjaga stabilitas dan kedaulatan. Karena itu, masyarakat diminta untuk tidak terhasut oleh provokator yang mencoba membenturkan kedua institusi.

“Jangan pernah beri ruang bagi pihak yang ingin melemahkan persatuan bangsa. Kami percaya TNI-Polri solid, komitmen kuat melindungi rakyat,” lanjutnya.

Mario menekankan, aksi damai ini bukan sekadar unjuk rasa, tetapi pesan moral bahwa rakyat siap berdiri sejajar dengan TNI-Polri dalam menjaga persatuan nasional.

“Sinergi aparat TNI-Polri dan rakyat itu benteng sejati bangsa. Kalau kita solid, provokasi apa pun akan tumbang,” pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya