Berita

Ketua Umum Gerakan Pemuda Marhaenis Izedrik Emir Moeis. (Foto: RMOL/Raiza Andini)

Politik

Gen Z Siap Diperkenalkan Marhaenisme Lewat Festival Film

MINGGU, 14 SEPTEMBER 2025 | 23:29 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ajaran marhaenisme yang dicetuskan Sang Proklamator Bung Karno harus dipahami generasi Z dalam menghadapi tantangan zaman.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Gerakan Pemuda Marhaenis Izedrik Emir Moeis yang akan menggelar festival film marhaenisme.

"Jadi sebetulnya kan saya ingin program utama saya sebagai ketua umum (Gerakan Pemuda Marhaenis) itu memperkenalkan marhaenisme yang sudah 40 tahun hilang. Untuk memperkenalkannya yang paling penting ya ke generasi muda," ucap Emir Moeis saat ditemui RMOL di kawasan Jakarta Pusat, Minggu, 14 September 2025.


Lanjut dia, festival film marhaenisme ini sengaja ditampilkan ke sosial media agar generasi muda lebih mudah memahami. 

"Nah generasi muda nggak bisa cuma dilemparin buku belajar. Ya kita mulai ini sebagai media, media informasi kita, media hubungan kita dengan festival film," sambungnya.

Politikus senior PDIP ini menambahkan kegiatan tersebut juga untuk mengembangkan kreatifitas anak-anak muda untuk bisa mulai berkreasi sesuai dengan minat dan bakatnya.

"Mungkin bentuknya sederhana, biayanya juga nggak mahal, tapi memancing. Sehingga saya harapkan makin lama bisa makin besar dan peminatan, perhatian generasi muda pada marhaenisme itu bisa lebih terbuka, lebih bertambah," jelasnya.

Ia menambahkan antusiasme anak-anak muda masa kini cukup besar dengan kegiatan festival film marhaenisme ini. 

"Kalau saya lihat dari hasil pembacaan di MetSource, itu tinggi sekali. Saya juga nggak terjun langsung, tapi beberapa rekan-rekan bilang anak-anak muda itu paling senang," ungkap dia.

"Ya dulu kita bikin festival pakaian nasional, kemudian pernah bikin macam-macam lah. Dan ini mau kita kembangkan bukan hanya di Jakarta, tapi di seluruh Indonesia. Dalam bentuk yang sederhana aja, seperti ini misalnya," demikian Emir Moeis.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya