Berita

Persaudaraan Tani-Nelayan Indonesia menyerahkan bantuan benih padi unggul varietas Ciherang kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Sukajadi, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi.(Foto: Dokumentasi Petani)

Nusantara

Persaudaraan Tani-Nelayan Salurkan Bantuan Benih Padi Unggul ke Gapoktan Bekasi

MINGGU, 14 SEPTEMBER 2025 | 05:38 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Persaudaraan Tani-Nelayan Indonesia (Petani) menegaskan komitmen dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pemberdayaan petani lokal. Bentuk kepedulian tersebut diwujudkan dengan pemberian bantuan benih padi unggul varietas Ciherang kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Sukajadi, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi.

Ketua Advokasi Petani Tunjung Budi Utomo mengatakan, langkah ini merupakan upaya strategis memperkuat produksi pertanian di wilayah Bekasi sebagai bagian lumbung padi. 

“Selama ini petani masih kesulitan mengakses benih unggul yang terjamin kualitasnya. Akibatnya, produktivitas sering kali tidak stabil. Karena itu, Persaudaraan Tani-Nelayan hadir untuk mengisi kekosongan tersebut sambil mendorong pemerintah daerah membangun pusat penangkaran benih di wilayah ini,” kata Tunjung melalui keterangan elektronik di Jakarta, Minggu 14 September 2025.


Tunjung menambahkan, varietas Ciherang dipilih karena dikenal adaptif terhadap kondisi lahan di Bekasi, memiliki produktivitas tinggi, dan lebih tahan terhadap serangan hama penyakit. 

“Kami berharap benih ini bisa menjadi stimulus agar Gapoktan semakin mandiri dan ke depan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pasokan dari luar daerah,” kata Tunjung.

Sementara itu, Sekretaris Desa Sukajadi, Acep Sunasep, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Persaudaraan Tani-Nelayan Indonesia. Menurutnya, dukungan nyata seperti ini sangat membantu petani di tengah keterbatasan sarana produksi. 

“Kami mewakili masyarakat desa sangat berterima kasih. Bantuan benih ini memberikan semangat bagi petani kami untuk meningkatkan hasil panen. Semoga ke depan ada kerja sama lebih luas dalam bidang pertanian,” kata Acep.

Dengan adanya bantuan ini, Persaudaraan Tani-Nelayan Indonesia berharap bisa memicu semangat kemandirian petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. 

"Keberhasilan membangun kedaulatan pangan tidak bisa dilepaskan dari sinergi antara organisasi masyarakat tani, pemerintah desa, dan kelompok tani itu sendiri sebagaimana visi Bapak Presiden yang gencar dalam membangun swasembada pangan," kata Acep.


Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya