Berita

Anggota Badan Anggaran DPR, Muhamad Nur Purnamasidi. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Banggar DPR Minta Masyarakat Beri Kesempatan Menkeu Purbaya Perbaiki Perekonomian

SABTU, 13 SEPTEMBER 2025 | 17:38 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Masyarakat harus bisa memberikan kesempatan dan dukungan terhadap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam mengambil langkah-langkah strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional dengan menjalankan kebijakan fiskal yang tepat sasaran. 

Imbauan Itu disampaikan Anggota Badan Anggaran DPR, Muhamad Nur Purnamasidi. Kata dia, terbukti efek kebijakan Menkeu Purbaya (Purbaya Effect) ternyata sudah ditangkap oleh pasar. 

Di antaranya saham-saham sektor keuangan khususnya perbankan mulai naik dan menguat. Sentimen positif ini berasal dari pelaku pasar yang mencermati pengalihan dana senilai Rp 200 triliun oleh pemerintah dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) di Bank Indonesia (BI) ke Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).


"Menkeu Purbaya ini baru dilantik langsung viral, gayanya koboy, ceplas-ceplos, tapi saya percaya Menteri Keuangan pasti mengambil kebijakan yang berpihak pada masyarakat," kata Bang Pur sapaan karibnya di Jakarta, Sabtu 13 September 2025.

Menurutnya, sektor swasta adalah motor penggerak lapangan kerja dan inovasi, sementara masyarakat membutuhkan kepastian ekonomi yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk itu, dia mendorong agar kebijakan fiskal yang disusun tidak hanya fokus pada stabilitas makro, tetapi juga memberi ruang lebih luas bagi dunia usaha agar dapat tumbuh dan berkembang. 

Namun, di saat yang sama, Bang Pur juga ingin mengingatkan pentingnya komitmen negara terhadap investasi di bidang pendidikan. Anggaran pendidikan adalah investasi jangka panjang yang tidak boleh diabaikan. 

"Fakta bahwa alokasi anggaran pendidikan masih berada di bawah ketentuan mandatory spending perlu mendapat perhatian serius," katanya.

Bang Pur meyakini bahwa pembangunan manusia melalui pendidikan adalah fondasi utama keberhasilan pembangunan ekonomi. Tanpa sumber daya manusia yang unggul, pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak akan berkelanjutan.

"Kami mendorong Menkeu Purbaya untuk segera meninjau kembali prioritas alokasi anggaran agar pendidikan benar-benar mendapat porsi yang semestinya," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya