Berita

Ilustrasi (Foto: Tocgy)

Tekno

Tocgy Exchange Lakukan Uji Coba Lokal di Korsel dan Vietnam

SABTU, 13 SEPTEMBER 2025 | 11:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar Asia menunjukkan potensi yang signifikan dalam pertumbuhan aset kripto. 

Memanfaatkan peluang itu, platform perdagangan kripto Tocgy Exchange pun memulai babak baru pengembangan bisnis di pasar Asia, dengan menyelesaikan uji coba lokal tahap awal di Korea Selatan dan Vietnam. 

Platform ini berencana untuk menempatkan node berlatensi rendah serta gateway data kepatuhan di kedua negara tersebut. 


Dimas Pratama, Global Spokesperson Tocgy Crypto Block Inc mengatakan, Tocgy akan memfokuskan upayanya untuk mendorong adopsi aset kripto dengan mengembangkan peta pasar negara berkembang, dan membangun merek di tingkat regional.

“Seiring meningkatnya tren positif di pasar kripto global, Tocgy Exchange mempercepat langkah internasionalisasinya. Perkembangan terbaru di Asia menandai kemajuan nyata dari strategi global platform ini," ujar Dimas, dalam keterangannya yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu 13 September 2025. 

Dimas melanjutkan bahwa uji coba lokal di Korea Selatan dan Vietnam telah membuktikan kemampuan adaptasi sistem Tocgy di berbagai lingkungan regulasi. 

Hal ini tentu akan membangun fondasi untuk membentuk jaringan layanan yang patuh aturan dan efisien di kawasan Asia. 

Tocgy Exchange berpegang pada strategi operasional dengan standar global yang disesuaikan. 

Dalam uji coba kali ini, Tocgy memprioritaskan pembangunan node berlatensi rendah dan prakonfigurasi gateway data kepatuhan. Hal ini agar pengguna di wilayah dengan kepadatan transaksi tinggi dapat menikmati respons pencocokan order yang sangat cepat dan dukungan pemrosesan data yang sesuai regulasi.

Korea Selatan dan Vietnam, sebagai pasar kripto yang berkembang pesat memiliki basis pengguna muda yang luas serta tren regulasi yang semakin terbuka. 

Tocgy  Exchange melakukan riset mendalam terhadap kebiasaan perdagangan pengguna lokal dan ketentuan hukum di masing-masing negara, lalu mengoptimalkan sistem akun, proses KYC, dan opsi antarmuka pengguna. 

“Platform ini juga menambahkan model perilaku berbasis wilayah dalam logika manajemen risiko, sehingga meningkatkan kompatibilitas geografis dalam ekspansi internasionalnya,” imbuh Dimas.

Strategi lokalisasi Tocgy akan menjadi pendorong penting bagi kemajuan ekosistem kripto regional. 

“Ke depannya, platform ini akan terus mengutamakan prinsip penciptaan nilai, mendukung perkembangan ekosistem kripto di pasar negara berkembang, serta berkomitmen memperluas adopsi dan penggunaan aset kripto agar lebih banyak pengguna dapat merasakan pengalaman perdagangan yang aman dan praktis,” pungkas Dimas.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Kemenkop Akselerasi Penerima PKH Jadi Anggota Kopdes Merah Putih

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:44

DPR Wajib Awasi Partisipasi Indonesia di BoP dan ISF

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:42

Polisi Gadungan Penganiaya Pegawai SPBU Dibekuk

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:18

BPC HIPMI Rembang Dukung Program MBG Lewat Pembangunan SPPG

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:56

Posisi Strategis RI di Tengah Percaturan Geopolitik

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:55

Pertamina Harus Apresiasi Petugas SPBU Disiplin SOP Hingga Dapat Ancaman

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:21

Menkop Ajak Seluruh Pihak Kolaborasikan KDKMP dan PKH

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:19

Setop Alfamart dan Indomaret Demi Bangkitnya Kopdes

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:52

PDIP soal Ambang Batas Parlemen: Idealnya Cukup 5-6 Fraksi di DPR

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:29

BNI Ingatkan Bahaya Modus Phishing Jelang Lebaran

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:25

Selengkapnya