Berita

Presiden Prabowo Subianto di Bandara Internasional Doha, Qatar, pada Jumat, 12 September 2025 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Global

Menhan Qatar Sambut Ketibaan Presiden Prabowo di Doha

JUMAT, 12 SEPTEMBER 2025 | 21:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pesawat yang membawa Presiden RI Prabowo Subianto dan rombongan terbatas tiba di Bandara Internasional Doha, Qatar, pada Jumat, 12 September 2025, sekitar pukul15.20 waktu setempat (WS).

Kunjungan mendadak Presiden itu dimaksudkan untuk bertemu langsung dengan Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani. Sekaligus menunjukkan dukungan Indonesia atas Qatar menyusul serangan yang dilancarkan Israel.

Setibanya di Doha, Prabowo disambut hangat oleh Menteri Pertahanan Qatar Sheikh Saoud Bin Abdulrahman Bin Hassan Bin Ali Al-Thani, Duta Besar RI untuk Qatar Ridwan Hassan, serta Atase Pertahanan KBRI Doha Kolonel Tengku Sony Sonatha.


Presiden Prabowo berjalan melewati pasukan jajar kehormatan yang berdiri tegak menyambutnya sebelum menaiki kendaraan resmi yang telah disiapkan.

Usai prosesi penyambutan, ia beserta rombongan terbatas langsung bergerak menuju Istana Lusail di Doha untuk bertemu Emir Qatar.

Sebelumnya, Presiden Prabowo bersama rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada pukul 10.30 WIB. 

Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan ke Doha antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Dalam keterangan tertulis, Teddy menyampaikan bahwa lawatan Presiden kali ini mencerminkan wujud nyata solidaritas Indonesia terhadap Qatar menyusul serangan Israel ke Doha pada Selasa lalu, 9 September 2025. 

"Presiden memutuskan untuk segera datang ke Qatar pascaserangan Israel ke Doha (Selasa kemarin). Ini adalah bentuk solidaritas dan dukungan Indonesia secara langsung terhadap pemerintah dan rakyat Qatar," lanjutnya.

Seskab Teddy menambahkan, sejak awal Presiden telah menunjukkan kepeduliannya terhadap situasi yang menimpa Qatar. 

Bahkan, sehari setelah serangan, pada Rabu, 10 September 2025, Presiden langsung menghubungi Sheikh Tamim melalui sambungan telepon untuk menanyakan kondisi terkini di Doha.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya