Berita

(Foto: Dok. Warga Desa Pelanjau Jaya)

Nusantara

Warga Desa Bersama ARUN Duduki Lahan yang Dirampas Perusahaan Sawit

JUMAT, 12 SEPTEMBER 2025 | 20:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ratusan warga Desa Pelanjau Jaya, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, kompak menduduki lahan rakyat yang selama ini dirampas perusahaan sawit PT Budi Daya Agro Lestari (BAL).

Aksi ini dilakukan bersama Dewan Pimpinan Daerah Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (DPD ARUN) Kalimantan Barat dan DPC ARUN Ketapang.

Aksi yang dipusatkan di Kampung Bukuk, dimulai dengan renungan, doa, serta ritual adat penumpahan sebagai simbol berkat dan perlindungan bagi seluruh peserta aksi. 


Ketua DPD ARUN Kalbar, Binsar menegaskan bahwa pendudukan ini adalah aksi damai rakyat yang sah, sekaligus bentuk perlawanan terhadap kerakusan perusahaan. 

Kata dia, aksi ini akan berlangsung selama 14 hari penuh sebagai tanda konsistensi rakyat dalam menuntut keadilan agraria.

“Kami tegaskan, ini adalah aksi damai. Tidak ada yang bisa memprovokasi rakyat untuk menyerah. Tanah rakyat harus kembali ke tangan rakyat!” kata Binsar dalam keterangan tertulis, Jumat 12 September 2025.

Setelah memasang spanduk perlawanan dan mendirikan pondok-pondok terpal, massa bergerak ke titik kedua di Pelanjau Estate lalu Binjai Jaya Estate.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya